Saturday, August 09, 2008

Lagi, Ngubek Jakarta...

tiga minggu lalu saya bersama teman ke jakarta dalam rangka belanja. perjalanan dari cirebon ke bogor menggunakan mobil pribadi, kemudian diteruskan dengan krl ekonomi ac ke jakarta. pertimbangan menggunakan kendaraan umum dengan alasan standar: praktis dan menghindari kemacetan. saya punya misi ke nikon service center untuk membersihkan lensa af-s dx 18-135mm yang kotor terkena debu akibat sering hunting outdoor. jadilah saya dan teman saya berangkat naik krl ekonomi ac ke jakarta sore hari. sempat khawatir juga kalau nikon service center sudah tutup. untungnya masih sempat. kami sampai stasiun kota jam 4 kurang dan langsung naik mikrolet. tidak begitu lama di nikon center, kami kemudian memutuskan untuk ke mangga dua mall karena terakhir kali saya ke sana, banyak toko-toko yang menjual kamera dan aksesorisnya.

misi teman saya adalah mencari lighting studio. sempat gathering info dari web sebelumnya. dengan dana yang ada dan pertimbangan lain, ada paket lighting studio murah meriah dari nicko darwis, sayang setelah konfirmasi barang belum tersedia sampai pertengahan agustus. jadilah kami ngubek-ngubek mal mangga dua mencari-cari lighting. saya sendiri juga lagi cari-cari filter, trigger, dan lens cleaner. hasil ngubek-ngubek nyari studio lighting selama dua jam: nihil! ternyata tidak begitu lengkap asesoris fotografi di mal mangga dua. sebagian besar hanya menyediakan kamera, lensa, filter... tapi tidak untuk lighting. ada dua-tiga toko, tapi tidak lengkap dan harganya bikin males nawar. kami putuskan untuk belanja ke pasar baru seperti yang sudah direncanakan sebelumnya. pertimbangan bergerilya di mangga dua karena dekat nikon center (mangga dua square). so, setelah makan malam di mal, kami segera ke stasiun. rencana menunggu krl ekonomi ac terakhir jam 22.30 dibatalkan karena kelamaan menunggu.

sepanjang perjalanan ke bogor, kereta sudah dipenuhi manusia. saya sebenarnya sempat merasa nggak enak juga ke teman saya karena hampir tiap kali ke jakarta bersama saya seringnya menggunakan kendaraan umum ekonomi. apalagi saat itu dia lagi kurang fit. jadi merasa keseringan menyodorkan kejamnya jakarta daripada keindahannya. atau emang jakarta kebanyakan kejamnya ya? howeva... this is jakarta that I knew most. tapi ternyata teman saya sepertinya tidak begitu keberatan, malah senang? waktu itu setelah (lagi-lagi ngajak olahraga) berlari-lari mengejar, kami berada di gerbong terakhir. kebanyakan penumpang di sana memang saling kenal karena (mungkin) setiap hari menaiki kereta yang sama (btw, aku ketemu lg dengan mereka pagi ini). bayangkan rang-orang yg bekerja di jakarta, tiap hari pulang-pergi naik kereta jakarta-bogor (atau bojong, citayam, cilebut), pendapatan pas-pasan... bercengkrama di krl bisa jadi melepas sedikit stress. kelakuan bikin petasan bohong-bohongan, nyanyi-nyanyi (sampai ada satu senarnya yg putus hari itu), humor-humor jorok (porno maksudnya), sampai ada salah seorang yang dijadikan ronggeng monyet. aku lihat temanku sampai terkekeh-kekeh. syukurlah, paling nggak dia bisa melupakan sedikit rasa pegalnya. hehehe...

esok pagi, kami naik krl ke juanda. sambung naik bajay ke pasar baru. sempat terpikir untuk jalan kaki saja, tapi saya ingin teman saya simpan energy untuk ngubek-ngubek pasar baru. sampai di pasar baru, ternyata banyak toko yang tidak/belum buka. ntah karena terlalu pagi, atau alasan lain, saya tidak tahu. tapi setidaknya, toko-toko fotografi di pasar baru lebih memberikan banyak pilihan harga dan barang. setelah berkeliling sebentar, kami putuskan untuk ke aneka foto. ngutak-ngatik spek dan harga, akhirnya teman saya mendapatkan 2 lampu jinbei 180watt, 1 lightstand standar, 1 lightstand boom, 1 softbox 60x90cm, 1 umbrella, 1 trigger 2 kanal, 2 tas utk semuanya. tambahan, dia beli batre utk canon 40d, ori. saya dapat filter uv hoya 67mm (yg seharusnya sudah dimiliki sejak beli kamera), cleaner set, lens cleaner set, trigger biasa. belanjaan saya cukup masuk dalam tas, beda dengan teman saya yang segambreng-gambreng.

cukup puas, saya antarkan dia sampai tempat bajay mangkal (saya sarankan dia untuk langsung ke gambir utk plg ke cirebon karena sudah banyak menghabiskan tenaga) dan saya naik ojek ke juanda untuk naik krl ke kampus.

hari itu lumayan capek... tapi masih ditambah dengan aktivitas lain di malam minggu...

Saturday, August 02, 2008

Cita-cita (updated)

Cita-cita ingin punya:
1. Rumah 400m2 dgn luas tanah 600m2
2. Kamera sekelas D300 (dgn berbagai jenis lensa)
3. Laptop sekelas MacBook Pro
4. Sepeda motor sekelas Tiger 2000
5. Anak-anak dan istri sehat wal afiat