Tuesday, November 27, 2007

THE EIGHTIES

saat ini, orang2 yg mengalami masa remaja di tahun 80-an merasakan saat inilah waktu untuk mereka. mereka banyak yg telah mencapai tingkat ekonomi mapan (at least supervisor), umur mereka belum begitu tua buat ngedugem, dan dunia seakan mendukung mereka dengan merayakan kembalinya era 80’s.

saya masih kecil ketika era 80-an yg dikatakan sebagai masa kejayaan Indonesia mencapai puncaknya, sehingga saya mungkin belum menikmatinya benar seperti para remaja. kehidupan masyarakat di kala itu unik karena mengalami masa transisi yg kontras: analog to digital. ya, saya ingat ketika itu masih sering main kasti, gobak sodor (di sumatra namanya galah panjang), berhitung dengan sempoa, dan dalam waktu bersamaan menikmati game watch (atau numpang main atari di rumah teman), menggunakan kalkulator (meski utk sebuah kalkulator warung ukurannya lebih besar dari pda). intinya, menurut saya, inilah masa transisi yg sesungguhnya dari produk analog ke digital.

sebenarnya tidak semuanya berpendapat kalau tahun 80-an merupakan puncak budaya. beberapa pemusik menyatakan bahwa musik mengalami masa ketidakjelasan di kala itu: tidak alami (karena terlalu banyak campur tangan digital) sedangkan dunia digital masih seumuran jagung sehingga hampir2 tidak bisa dikatakan sebagai musik sama sekali. terlalu kejam ya? tidak bisa langsung disalahkan atau dibenarkan, karena seperti yg kita tahu sebelumnya, kala itu adalah masa transisi, tentu tidak bisa dibandingkan dengan dunia digital saat ini. tapi bagaimanapun, tema2 musik saat itu tidak bisa dipungkiri bahwa keunikannya juga bukan sesuatu yg tidak bisa diremehkan. buktinya, sekarang banyak yg melagukan ulang musik2 era 80-an (bahkan juga mengaransemennya dlm proses digital dengan lebih “dewasa”).

jujur, saya sendiri baru menyadarinya belakangan ketika mendengarkan radio2 di malam hari, banyak yg memutar lagu2 80-an. bahkan ketika club eighties mencuat dengan gayanya, saya masih belum sadar kalau era 80-an mulai trend. kalau ada yg memperhatikan, X2 jakarta punya pojok bertema 80-an dan banyak tempat lain yg memutar musik2 jazzy tunes, disco, rap, classic hip-hop, dsj...

well..., ternyata memang saat ini adalah masa untuk merayakan kembali dekade 80’s....

btw, perasaan gw masih simpen kacamata rayban. dimana yak...???

“billie jean is not my lover
shes just a girl who claims that I am the one
but the kid is not my son
she says I am the one, but the kid is not my son...”
(michael jackson – billie jean, thriller – 1983)

No comments: