salah satu yg membuat saya bergairah saat memulai hidup di pagi (atau subuh dini hari) adalah secangkir kopi. saya lupa apa pernah menyebutkannya di postingan sebelumnya, tapi tidak ada salahnya untuk memposting materi yg mirip, bukan?
sejauh daya ingat saya (yg dangkal), pertama kali saya mencoba menikmati kopi adalah ketika smp (jadi lebih duluan saya nonton bokep yaitu ketika kelas 4 sd.... halah! apa hubungannya?). saya katakan sekali lagi : "menikmati", karena jauh beberapa tahun sebelumnya saya pernah mencoba untuk merasakan kopi. ketika langit-langit mulut saya sudah cukup bisa mentolerir rasa kopi, saya langsung merasakan sensasinya. saya kira sensasi kopi punya efek yg hampir-hampir mirip bagi sebagian besar orang, jadi saya tidak akan menceritakannya lebih jauh.
perjalanan saya menjalani hidup termasuk memperhatikan dunia di sekeliling saya, membuat saya jadi memiliki impian yg mungkin terdengar biasa tapi sangat berarti bagi saya : menikmati secangkir kopi di pagi hari. aneh ya? sesuatu yg biasa tapi sangat berarti! terlalu susah untuk menjelaskannya kenapa, karena masih absurd bagi saya. ketika saya kuliah, saya punya cukup dana untuk menikmati kopi hasil racikan coffee maker. belakangan hampir-hampir tidak pernah saya pakai coffee maker itu berhubung budget keluarga saya masih terlalu sayang untuk dibuang-buang demi sebuah citra rasa dengan membeli sebungkus kertas penyaring kopi. cukup kopi instan.
pernah suatu ketika saya menginap di rumah teman yg sudah menikah. ketika pagi hari saya bangun, sudah tersedia secangkir kopi instan yg masih panas, terlihat dari kepulan asap yg melayang darinya. teman saya melihat kesenangan saya ketika mendapatkannya, ia lalu berkata, "makanya, buruan kawin. enak kan kl udah punya bini? pagi-pagi sudah dibikinin kopi!". sebenarnya sih, kl cuma sekedar dibuatkan kopi setiap pagi, pembantu saya juga bisa! tapi yg menjadi inti kalimat itu adalah : menerima ungkapan rasa kasih dari seseorang lewat secangkir kopi di pagi hari.
yeah! memang pada kenyataanya banyak yg mendapatkan secangkir kopi hangat di pagi hari bukan dari istrinya. mungkin dari pacarnya, selingkuhannya... ungkapan sayang antar sepasang kekasih khan bukan berarti suami-istri? `tul ga? sebenarnya seseorang yg paling sering melakukannya untuk saya (sampai tulisan ini diposting) justru bukan istri saya (atau dia sebelum menjadi istri saya) meskipun istri saya itu juga sangat menyukai kopi. wanita itu adalah salah satu dari (kalau boleh mengambil ungkapan dari novel serial harry potter) "the-one-who-cannot-be-named". seseorang yg bagi istri saya lebih berbahaya dari semua mantan pacar saya. gile ye? tapi memang begitulah, walaupun kami tidak pernah pacaran! dulu (ngga tau de, sekarang gimana...), setiap kali saya menginap di rumahnya (atau kost, atau hotel, atau rumah siapa, atau kost-annya siapa, pokoknya bangunan nyaman dan kami bisa tidur bareng!) selalu pagi hari dihiasi dengan secangkir kopi (tentu saja ada yg lain seperti rokok dan makanan kecil). apa saya sudah menyebutkan kata "selalu"? oh sudah ya...
well, saya pernah juga mendapatkannya dari beberapa orang lain, tapi yg paling berkesan ya cuma dia. kenapa? bayangkan saja : pacar bukan, istri bukan, bisa menghabiskan waktu semalaman (atau seharian..., paling lama 3 harian...) dan sampai pada satu pernyataan : we're nothing than an affair relationship. halah?
well, saatnya membeli kopi untuk persediaan. kopi instan sudah cukuplah.
1 comment:
You're damn right man! Simply, kopi adalah awal dari segalanya (kayak tag iklan salah satu merk kopi).. gw jg sama ky elo, pagi kl ga ngopi, apalagi di ktr, ibaratnya ga bs kerja....emang kopi udh jd bagian hidup di pagi hari...
Post a Comment