kemarin malam aku, istri, ayah dan ibuku membicarakan tentang rekan-rekan dan keluarga yang baru saja memiliki anak. sampai kemudian ibuku menanyakan jenis kelamin cucuku. yeah, aku sudah punya cucu. ceritanya, keponakan istriku itu sudah memiliki anak, jadi secara tidak langsung, cucuku bukan?
cucuku itu seorang laki-laki. demikian jg keponakanku yang lain sebagian besar laki-laki. jadi kalau dihitung, dari keluarga istriku saja ada 4 anak laki-laki yang usianya tidak terpaut jauh. begitupun teman-teman dan rekan-rekanku sebagian besar memiliki anak laki-laki. aku tidak mau menghubungkan hal ini dengan masalah gender. maksudku, sebuah pendapat bahwa alasan berpoligami karena jumlah laki-laki di dunia ini lebih banyak daripada perempuan sudah tidak valid lagi karena perbandingan itu sudah berbalik.
ibuku tiba-tiba bilang begini, "banyak amat yang baru punya anak laki-laki, apa mungkin sebentar lagi mau perang ya?"
mau tidak mau aku berpikir, hal itu bisa saja terjadi. lalu seperti yang mungkin banyak dipikirkan oleh bapak-bapak yang lain, seandainya saja ada perang dan penduduk dikenakan wajib militer, semoga saja pada saat itu anak-anak kami belum cukup usia. lebih baik kami saja, para bapak-bapak ini yang terjun ke medan perang daripada anak. dilematis memang, akrena di satu sisi mungkin pemikirannya berbeda, sebaiknya anak saja karena saat ini bapak lebih dibutuhkan untuk menghidupi keluarga. tapi kan, kalo perang, mungkin kondisi hidup akan berbeda. gimana cara menghidupi keluarga?
jualan senjata kali, ye...???
yang pasti, pikiranku jadi berkembang tanpa bisa dibatasi (namanya juga pemikir, ceilah...). melihat situasi yang berkembang di dunia belakangan ini (koq seperti politikus ya aku ini?), apa kira-kira yang akan jadi alasan perang itu nanti ya? pastinya sih masalah mempertahankan diri. tapi pastinya ada alasan yang mengaburkannya.
mungkin masalah nuklir. kata negara A, kamu tidak boleh punya nuklir! kamu kan nanti bikin itu nuklir jadi senjata? kata negara B, lah, kalo gue gak buat reaktor nuklir, listrik negara gue pake apa? kan situ 'ndiri yang batasin pasokan minyak gue? lagian bukannya situ yang punya senjata nuklir? kata A lagi, harus ada yang punya kekuatan untuk menentramkan kehidupan di bumi ini. tindakan bodoh bila petugas keamanan tidak punya senjata. kata negara B, yegh... emang siapa yang bikin bumi ini kagak tentrem?
trus, bum! perang!
atau masalah minyak? kata A, hey kamu, kenapa sombong benar tidak pakai kontraktor saya buat gali sumur minyak? padahal saya juga kasih market buat kamu jual itu minyak. kamu tidak usah pikir kemana mau jual minyak. kata B, abis, situ maunya harga murah sih! lagian negara lain lebih butuh! kata A, kamu tidak usah pikir susah-susah! nanti kepalamu makin panas di negara panas begitu! kata B, jih, situ keseringan kagak mikir soalnya!
kemudian, jder! perang!
atau masalah ekonomi? kata A, perilakumu membuat dunia perdagangan tidak pasti! perilaku dagangmu terlalu licik bagai serigala! perilakumu tidak bermoral dan tidak menghargai hak pribadi! kata B, oom! pabrik gue dulu yang ngancurin situ! hutang sejuta dibikin setrilyun kan situ yang bikin!
lalu, duar! perang!
yeah... too many silly reason easy to make war. masalah memek aja bisa bikin perang?
selanjutnya, tentu aku akan berpikir, apapun yang akan terjadi, kuharap aku berada di jalan Tuhan.
nah lho! jangan salah! dalam sejarah, paling banyak alasan perang karena agama!
jadi, apa yang kulakukan...???
....
wah, sudah sore. sebaiknya aku pulang dan menemui anakku...
Monday, December 25, 2006
Saturday, November 25, 2006
Mereka Yang Mempengaruhiku (edited)
seperti yang telah saya katakan sebelumnya, saya mengedit posting ini sehingga nama2 yang tercantum tidak terpublish lagi. bagi anda yang kebetulan mampir karena googling salah satu nama tersebut, saya minta maaf. yang tersisa cuma cache google saja.
terima kasih telah mampir.
terima kasih telah mampir.
Friday, November 24, 2006
THE JUNIOR WAS BORN !!! (Long Time No Blog 3)
ok! ok! ok!
what happened?
I
H A V E
A
S O N
memang diperkirakan setelah idul fitri, tapi dia lahir 5 hari lebih cepat drpd yg diperkirakan! seharian menunggu dengan perasaan campur aduk, akhirnya anak pertamaku lahir setelah dokter memutuskan induksi. anakku lahir normal dengan 3 lilitan placenta di lehernya! beratnya? 3,85 kg! panjang? 51 cm! jenis kelamin? laki2 donk! among all baby who born in that hospital, he's the biggest boy whose biggest dig! the loudest cry (even the glass is vibrating)! eh eh eh!
namanya...??? nama kecilnya saja....
R A K A
what happened?
I
H A V E
A
S O N
memang diperkirakan setelah idul fitri, tapi dia lahir 5 hari lebih cepat drpd yg diperkirakan! seharian menunggu dengan perasaan campur aduk, akhirnya anak pertamaku lahir setelah dokter memutuskan induksi. anakku lahir normal dengan 3 lilitan placenta di lehernya! beratnya? 3,85 kg! panjang? 51 cm! jenis kelamin? laki2 donk! among all baby who born in that hospital, he's the biggest boy whose biggest dig! the loudest cry (even the glass is vibrating)! eh eh eh!
namanya...??? nama kecilnya saja....
R A K A
Thursday, November 23, 2006
Aku ke Jakarta...Lagi!!! (Long Time No Blog 1)
acara itu bernama pameran produk ekspor indonesia 2006. pabrik dimana saya berkerja mengikutinya untuk kesekian kali. katanya sih, banyak potensial buyer bersliweran disana.
hari pertama sampai di prj... puasa batal! meskipun kami membawa 10 tukang (yg telah tiba di tempat 2 hari sebelumnya), tetap saja angkat-mengangkat kami lakonin juga! malu dong? si mister aja ikutan ngangkat2! tapi memang dia suka melakukan banyak hal dengan tenaganya sendiri. sebagai contoh: nyapu, bebersih, menata... tapi mungkin dengan begitu bawahannya akan merasa malu karena tidak (atau kurang sigap) bekerja.
well, meski dengan kekurangan sana-sini, saya cukup puas dgn stand yg saya desain bersama si mister.

kami menginap di novotel mangga2. hotelnya enak (ya iya lah! hotel mahal!). saya sekamar dengan teman sekantor saya. bagus jg sih, jd g brani macem2 (hieh heh heh heh - devil grinned).
lumayan banyak buyer yg datang dan membeli. bahkan mister bilang kalau tahun ini jauh lebih baik daripada tahun kemarin. yang pasti, tidak cuma karena item2 ("item" bhs inggris, bkn bhs jawa...) kami bagus tapi yg terpenting adalah relationship. yeap! saat ini senjata terpenting dalam ilmu marketing adalah relationship (bye2 design...???). menjamu rekan2 adalah salah satunya.

oh yeah, it was fun! meski demikian, sebagian besar hal itu cuma dinikmati para bule2. heuheuheu...
tambahan, ternyata ada jg staf perusahaan yg manis. dan sedikit judes! favorit gw nih! ha ha ha...!!! let's see... refer to my clue, which one is she???
hari pertama sampai di prj... puasa batal! meskipun kami membawa 10 tukang (yg telah tiba di tempat 2 hari sebelumnya), tetap saja angkat-mengangkat kami lakonin juga! malu dong? si mister aja ikutan ngangkat2! tapi memang dia suka melakukan banyak hal dengan tenaganya sendiri. sebagai contoh: nyapu, bebersih, menata... tapi mungkin dengan begitu bawahannya akan merasa malu karena tidak (atau kurang sigap) bekerja.
well, meski dengan kekurangan sana-sini, saya cukup puas dgn stand yg saya desain bersama si mister.

kami menginap di novotel mangga2. hotelnya enak (ya iya lah! hotel mahal!). saya sekamar dengan teman sekantor saya. bagus jg sih, jd g brani macem2 (hieh heh heh heh - devil grinned).
lumayan banyak buyer yg datang dan membeli. bahkan mister bilang kalau tahun ini jauh lebih baik daripada tahun kemarin. yang pasti, tidak cuma karena item2 ("item" bhs inggris, bkn bhs jawa...) kami bagus tapi yg terpenting adalah relationship. yeap! saat ini senjata terpenting dalam ilmu marketing adalah relationship (bye2 design...???). menjamu rekan2 adalah salah satunya.

oh yeah, it was fun! meski demikian, sebagian besar hal itu cuma dinikmati para bule2. heuheuheu...
tambahan, ternyata ada jg staf perusahaan yg manis. dan sedikit judes! favorit gw nih! ha ha ha...!!! let's see... refer to my clue, which one is she???
Aku ke Jakarta...!!! (Long Time No Blog 1)

sebuah volvo xc90 t6!
ha...???
suatu hari, si mister ujug2 mendekati saya dan bilang ingin beli mobil ini. dasar! padahal kan saya juga mau... jadilah saya ke jakarta. tentu saja tidak cuma itu misinya, saya jg diminta untuk beli komputer yang "cepat". mungkin, selama hidup saya, perjalanan ke jakarta ketika itu satu dari yang paling menyenangkan! dua "benda mahal" yg jadi impian untuk dimiliki telah saya beli... tapi bukan kepunyaan saya...
hiks....
setidaknya bisa jg sih, gangguin teman saya dgn membuatnya iri (padahal bukan sesuatu yg layak disombongkan!). berikut belanjaan penting saya:
volvo xc90 t6
- kapasitas mesin 2.922 l
- tipe mesin 6 silinder segaris, twin turbo
- tenaga max. 200 kw @ 5,200 rpm
- torsi max. 3800 nm @ 1,899-5,000 rpm
- transmisi matic 4 percepatan yg bs diadaptasi
- panjang 4.789 m
- lebar 1.898 m
- tinggi 1.820 m
- jarak sumbu roda 2.820 m
- ukuran ban 235/60 18
- jok kulit
- sun roof
- lampu bi-xenon
- .... apa lagi ya???
- intel dual-core 920
- mobo gigabyte
- hdd 160 sata2
- ram ddr2 5600 2048
- ati radeon x1650
- lcd 17"
- .... apa lagi ya???
hihihi...!!!
Long Time No Blog (introductory)
sudah berapa lama aku tidak nge-blog? setahun? naaah... tak selama itu! terakhir bulan september 2006.
yeap! kebanyakan cuma sampai draft yg sampai sekarang mash nongkrong minta diposting. nanti aja deh! mari dimulai dengan yg baru! dgn template baru! terilihat lumayan bagus bagiku, cuma tinggal sedikit edit sana-sini.
ok! pengantar cukup! mari mulai dari.....
yeap! kebanyakan cuma sampai draft yg sampai sekarang mash nongkrong minta diposting. nanti aja deh! mari dimulai dengan yg baru! dgn template baru! terilihat lumayan bagus bagiku, cuma tinggal sedikit edit sana-sini.
ok! pengantar cukup! mari mulai dari.....
Tuesday, September 26, 2006
Laptop and Red Wine
setiap orang sadar atau tidak memiliki adiksi terhadap sesuatu. saya teradiksi oleh rokok, minuman keras, dan perempuan (sebenarnya sih ngga candu2 amat, cuma biar keren aja kali nyebut hal2 itu...??? *tolol*). itu satu hal yg lumrah. beberapa teman saya teradiksi hal2 aneh seperti celana dalam perempuan (yg katanya ish kl dia sudah punya itu celana dalam, berarti sudah pernah dia tidurin!), kondom berbagai rasa, chatting, peting (peting doank! ngga ngelakuin lebih jauh!)... weyzs, kenapa kebanyakan yg berbau sekse ya?
yang sering bikin kaget tuh kalau ternyata teman yg kita anggap lurus2 aja (seperti rel kereta api) gaya hidupnya, juga punya adiksi terhadap hal2 aneh. mungkin dia terlihat seperti orang2 yg tidak suka macam2 (punya istri, punya anak, punya anjing peliaraan, karyawan yg patuh pada atasan, suka ke ikut kegiatan sosial dan keagamaan...) ternyata ketagihan bau ketek. saya tegaskan lagi : bau ketek. ketika kuliah, setiap baru bangun tidur (waktu ngantri kamar mandi) dia sambil duduk2 megangin bulu keteknya yg jarang2, trus diciumin. kl dirasa ada yg aneh pada baunya, dia dekatkan hidungnya ke pangkal lengan itu. untungnya saya tidak satu kost dgn dia karena saya tinggal di rumah sendiri. katanya sih, dengar dari gosip kalau istrinya sempat ngeluh ke teman dekat saya tentang kebiasaanya itu. kebetulan dia dan istrinya itu adalah teman saya.
tapi yg ingin saya tunjukkan di bawah ini tidak seheboh itu. cuma... apa ya? mengingatkan saya tentang sebuah perasaan kalut (harus menyesal atau menikmatinya) ketika menghadapi suatu adiksi. suatu hari ketika saya senggang dan menyalakan yahoo messenger, teman dekat saya kebetulan ol. kebetulan saya sedang membutuhkan masukan darinya tentang merakit pc untuk di kantor saya. berikut kutipannya:
keterangan:
saya: sy
teman saya: ts
<><><>
ts: *** (memanggil nama kecil saya) pernah ngerasain ga
ts: keinginan adalah sumber penderitaan?
sy: uhm.... mirip2 seperti itu mungkin...
sy: iya deh, iya... kira2 pernah ngerasain hal seperti itu
ts: kenapa oh kenapa, i want it badly...
ts: laptop oh laptop
ts: kau membuatku menderita
sy: oh maaf
sy: itu masih mending **(nama kecil teman saya), cuba kamu menderita karena....
sy: sabu oh sabu, kau membuatku menderita!
sy: kl pengennya laptop kan bagus....
ts: alhamdulillah saya belum pernah menyentuh begituan
ts: mencoba berkomitment pada diriku untuk tidak merokok, minum minuman keras, dan narkoba
ts: btw, kalo nanti jadi ngajak saya beli komputer pulangnya mampir ke kampung daun *** (nama kecil saya)
sy: huehuehueh
sy: iya iya
sy: masalahna lom ketemu ****** (bos saya) lagi niy
sy: dia mgk br bsk plg
sy: dan aku masih cari2 penyebab:
ts: nanti kalo ke kampung daun saya mau pesan red wine (diniatin dari sekarang)
sy: 1. kenapa di bandung?
sy: 2. kenapa sama ** (teman saya)?
sy: ts: nanti kalo ke kampung daun saya mau pesan red wine (di niatin dari sekarang) <<< aku save ke notepad, aku transfer ke hp via usb, aku sms ke ******* (teman kami yg di bogor, punya cukup kuasa untuk membuat sebuah berita tampil di beberapa media massa lokal dan nasional), ato siapa aja....
ts: yea!
ts: post to everybody
ts: i like it!
sy: oh iyah, posting aja ke fs yah ???
ts: bold & underline
ts: i want laptop and red wine badly!
sy: catet, bold and underline
<><><>
saya benar2 mempostingnya ke bulletin fs! kemudian kami membicarakan topik lain hingga satu ketika kembali lagi...
<><><>
ts: bukan itu, fungsionalitas *** (nama kecil saya)
ts: ngga, **** (teman kami yg di cirebon) itu paham bahasa njimet saya
ts: makanya dia suka translate maksud dan tujuan pembicaraan saya kalo ada yang ngga ngerti
sy: <<< menyenderkan badan di kursi sambil melipat tangan>>>
sy: mulai lagi nih
ts: bwahahaha
sy: pembicaraan ttg estetika dan fungsionaris
sy: fungsionalis
ts: ya itu, sebetulnya ngga ada relevansi secara langsung antara di bayar murah dan tunjukin ilmu nya semua
ts: lebih kepada bagaimana kamu memberikan ilmu sesederhana mungkin supaya murid2 mengerti
ts: ketimbang, belajarin console????
ts: menyampaikan sesuatu how it's work, sehingga mereka bisa mengerti lebih menyenangkan
ts: ketimbang membahas tentang sesuatu yang kita kuasai, tapi inti pemahamannya tidak ada
ts: ah sudah lah
ts: maklum saja *** (nama kecil saya)
ts: kurang tidur, kurang istirahat
ts: lantaran stress ngga dapet laptop
sy: heuheuheuheuheu
ts: *lagi2 buntutnya laptop*
ts: menyedihkan
ts: i hate to tell you this
sy: istri ** (teman saya) itu yg pertama komputer
sy: kedua motor
sy: ketiga ***** (istri teman saya)
sy: itu kata ***** (teman kami yg bahkan bila di forum terbuka terlalu memalukan untuk disebut)
ts: but i want laptop and red wine badly!
sy: oh... sudah di bold
<><><>
akhir cerita adalah ketika kemarin saya mendapat sms dari dia ttg penawaran sebuah laptop sony vaio seharga 18 jt. ****************** (further stories are edited for good)
tentang red wine, saya berani sumpah sebenarnya cuma... mungkin jus anggur, bukannya liquor.
yang sering bikin kaget tuh kalau ternyata teman yg kita anggap lurus2 aja (seperti rel kereta api) gaya hidupnya, juga punya adiksi terhadap hal2 aneh. mungkin dia terlihat seperti orang2 yg tidak suka macam2 (punya istri, punya anak, punya anjing peliaraan, karyawan yg patuh pada atasan, suka ke ikut kegiatan sosial dan keagamaan...) ternyata ketagihan bau ketek. saya tegaskan lagi : bau ketek. ketika kuliah, setiap baru bangun tidur (waktu ngantri kamar mandi) dia sambil duduk2 megangin bulu keteknya yg jarang2, trus diciumin. kl dirasa ada yg aneh pada baunya, dia dekatkan hidungnya ke pangkal lengan itu. untungnya saya tidak satu kost dgn dia karena saya tinggal di rumah sendiri. katanya sih, dengar dari gosip kalau istrinya sempat ngeluh ke teman dekat saya tentang kebiasaanya itu. kebetulan dia dan istrinya itu adalah teman saya.
tapi yg ingin saya tunjukkan di bawah ini tidak seheboh itu. cuma... apa ya? mengingatkan saya tentang sebuah perasaan kalut (harus menyesal atau menikmatinya) ketika menghadapi suatu adiksi. suatu hari ketika saya senggang dan menyalakan yahoo messenger, teman dekat saya kebetulan ol. kebetulan saya sedang membutuhkan masukan darinya tentang merakit pc untuk di kantor saya. berikut kutipannya:
keterangan:
saya: sy
teman saya: ts
<><><>
ts: *** (memanggil nama kecil saya) pernah ngerasain ga
ts: keinginan adalah sumber penderitaan?
sy: uhm.... mirip2 seperti itu mungkin...
sy: iya deh, iya... kira2 pernah ngerasain hal seperti itu
ts: kenapa oh kenapa, i want it badly...
ts: laptop oh laptop
ts: kau membuatku menderita
sy: oh maaf
sy: itu masih mending **(nama kecil teman saya), cuba kamu menderita karena....
sy: sabu oh sabu, kau membuatku menderita!
sy: kl pengennya laptop kan bagus....
ts: alhamdulillah saya belum pernah menyentuh begituan
ts: mencoba berkomitment pada diriku untuk tidak merokok, minum minuman keras, dan narkoba
ts: btw, kalo nanti jadi ngajak saya beli komputer pulangnya mampir ke kampung daun *** (nama kecil saya)
sy: huehuehueh
sy: iya iya
sy: masalahna lom ketemu ****** (bos saya) lagi niy
sy: dia mgk br bsk plg
sy: dan aku masih cari2 penyebab:
ts: nanti kalo ke kampung daun saya mau pesan red wine (diniatin dari sekarang)
sy: 1. kenapa di bandung?
sy: 2. kenapa sama ** (teman saya)?
sy: ts: nanti kalo ke kampung daun saya mau pesan red wine (di niatin dari sekarang) <<< aku save ke notepad, aku transfer ke hp via usb, aku sms ke ******* (teman kami yg di bogor, punya cukup kuasa untuk membuat sebuah berita tampil di beberapa media massa lokal dan nasional), ato siapa aja....
ts: yea!
ts: post to everybody
ts: i like it!
sy: oh iyah, posting aja ke fs yah ???
ts: bold & underline
ts: i want laptop and red wine badly!
sy: catet, bold and underline
<><><>
saya benar2 mempostingnya ke bulletin fs! kemudian kami membicarakan topik lain hingga satu ketika kembali lagi...
<><><>
ts: bukan itu, fungsionalitas *** (nama kecil saya)
ts: ngga, **** (teman kami yg di cirebon) itu paham bahasa njimet saya
ts: makanya dia suka translate maksud dan tujuan pembicaraan saya kalo ada yang ngga ngerti
sy: <<< menyenderkan badan di kursi sambil melipat tangan>>>
sy: mulai lagi nih
ts: bwahahaha
sy: pembicaraan ttg estetika dan fungsionaris
sy: fungsionalis
ts: ya itu, sebetulnya ngga ada relevansi secara langsung antara di bayar murah dan tunjukin ilmu nya semua
ts: lebih kepada bagaimana kamu memberikan ilmu sesederhana mungkin supaya murid2 mengerti
ts: ketimbang, belajarin console????
ts: menyampaikan sesuatu how it's work, sehingga mereka bisa mengerti lebih menyenangkan
ts: ketimbang membahas tentang sesuatu yang kita kuasai, tapi inti pemahamannya tidak ada
ts: ah sudah lah
ts: maklum saja *** (nama kecil saya)
ts: kurang tidur, kurang istirahat
ts: lantaran stress ngga dapet laptop
sy: heuheuheuheuheu
ts: *lagi2 buntutnya laptop*
ts: menyedihkan
ts: i hate to tell you this
sy: istri ** (teman saya) itu yg pertama komputer
sy: kedua motor
sy: ketiga ***** (istri teman saya)
sy: itu kata ***** (teman kami yg bahkan bila di forum terbuka terlalu memalukan untuk disebut)
ts: but i want laptop and red wine badly!
sy: oh... sudah di bold
<><><>
akhir cerita adalah ketika kemarin saya mendapat sms dari dia ttg penawaran sebuah laptop sony vaio seharga 18 jt. ****************** (further stories are edited for good)
tentang red wine, saya berani sumpah sebenarnya cuma... mungkin jus anggur, bukannya liquor.
Thursday, September 14, 2006
What's This Mean...???

aku normal! hahahaha! meski terdapat keabsurdan dalam pengertian "a happy and well adjusted hetero man!"
*gulp*
sebenarnys ini hasil pengukuran beberapa bulan lalu, tapi aku lupa dimana menyimpannya. ketika ngoprek2 kompie user di warnet (mana tau ada foto anak2 abg yg qyut) malah nemu ginian. heuheuheuheu....
....
btw, koq anak2 lain g ada yg nilainya di atas 40% ya...??? bah! mending check lagi di sini.
Friday, September 08, 2006
Weasel, Snake, Owl and Moon
ketertarikan kita akan dunia alam liar sepertinya tidak akan pernah hilang. kukira postulat ini berlaku bagi semua orang. hanya saja setiap pribadi memandangnya dengan cara yang berbeda.
kemarin ketika baru saja meninggalkan kantor istri, aku melihat seekor musang yang sangat besar. musang itu mungkin ditangkap oleh penduduk setempat karena (sekali lagi : mungkin) hendak mencuri ayam. musang dikenal sebagai pencuri ayam. entu saja, bagi para musang hal itu bukan suatu tindak kriminal. mereka cuma mempertahankan hidup.
klik kalimat ini untuk mencari tahu tentang musang
well, ketika kuceritakan pada istriku, ternyata ia juga melihatnya. kebetulan hari itu ia pulang lebih cepat dari biasanya dan di perjalanan ia melihat musang itu sedang dijadikan tontonan orang banyak. kakinya diikat, dan ia terlihat cemas. istriku melihat ada tetesan darah di beberapa bagian tubuhnya. mungkin kena pukul?
kasihan yah... ihik! ihik! hik! hik! hik!
bagaimanapun kemungkinan musang itu akan dibunuh (untuk dijual kulitnya yang memiliki pola rambut unik) sangat kecil. masyarakat jawa masih memandang musang sebagai bagian dari kucing, dan meski kucing liar sering dijauhi, masih saja banyak yang memperlakukannya dengan lebih baik. minimal kalau kucing tertabrak, si supir akan berhenti dan mengurusnya lebih dulu (minimal dilihat...). hal yang jauh berbeda dialami oleh ular.
sore harinya ketika maghrib menjelang, aku dan istriku sampai di rumah. dalam kondisi remang-remang aku melihat sebuah (atau seutas? seekor?) benda panjang mencurigakan di bawah, di sela pintu garasi dan lantai. ya, dari pertama langsung kutebak bahwa itu adalah ular meskipun istriku menganggapnya tikus. get real! mana ada tikus melata (jawaban asal seperti "tikus yg sedang keseleo, tikus yg cacat, tikus yg pakai kostum ular, dst..." tidak kuanggap!)?
istriku langsung menjauh karena perintahku, tapi yang kukhawatirkan adalah si bibi. pembantuku itu langsung membuka pintu garasi ketika aku menekan klakson. aku berteriak untuk jangan mendekat karena ada ular, dan dia langsung menurut karena ular itu terlihat olehnya. aku merasa lega mengatahui hal itu mengingat mata pembantuku itu agak2 rabun sedangkan kondisi ruangan remang2. kubiarkan lamu motor menyala dan mauk ke rumah lewat pintu teras. bibi mengatakan kalau ular itu ada di bawah papan setrikaan. aku membuka pintu dapur untuk memastikan, dan memang benar... SEEKOR ULAR SEGEDE GABAN! (tentang kenapa aku suka menyebut segede gaban, di posting selanjutnya saja...) aku langsung menutup pintu kembali. istriku menyuruhku untuk mengusir ular itu (instead of kill it!) karena waktu itu maghrib (another javanese superstitious). tantu saja apapun yg kulakukan, aku harus membuka pintu dapur! jadi, kubuka pintu dapur...
yes...!!! ternyata itu ular kobra! meskipun kobra kampung, tetep kobra namanya! kepalanya spontan naik ketika aku membuka pintu dapur, makanya aku tahu itu ular kobra (sekali lagi, tanggapan asal seperti "selain kobra ada jg ular yg bisa mengangkat kepala: ular yg namanya dipanggil, ular lagi joget, ular lagi menghadap bendera, dst..." tidak kuanggap!!!).
klik kalimat ini untuk mencari tahu tentang ular kobra
refleks aku menutup pintu karena kulihat ular itu hendak masuk ke rumah. grek...
ok! sebagian dari kalian boleh menganggap membunuh (bagiku itu bukan pembunuhan...) binatang di malam hari (terutama ular) di malam hari itu tabu. well, aku tidak mau dipatuk ular kobra (kobra kampung lagi!). jadi ketika kepala ular itu terjepit pintu, kuinjak keras2 (untungnya aku masih pakai sepatu...). setelah memastikannya mati, aku baru tahu kalau ular itu panjangnya kira2 80-85 cm (ketika kujajarkan di lantai keramik, panjangnya kurang dr 3 keramik ukuran 30 cm). warnanya hitam total (namanya juga kobra kampung). aku membuangnya di tempat sampah.
sangat mudah membangkitkan niat membunuh ular dan membiarkan musang hidup. bagaimana kalau bangsa burung? yang langka? burung hantu misalnya? di malam hari?
ada gedung yang dijadikan sebagai penangkaran (sebenarnya sangat tidak tepat disebut sebagai penangkaran, untuk mengerti hal ini silakan mencari tahu tentang...) burung walet. masih kosong. sebenarnya sempat masuk beberapa ekor burung walet, tetapi kemudian kabur lagi (dan sudah berulang kali) karena burung hantu. selama gedung itu berdiri, ayahku sudah menembak 5 ekor burung hantu sedangkan aku cuma satu.
klik kalimat ini untuk mencari tahu tentang burung hantu
ya, burung hantu memang dilindungi, tapi bisnis adalah bisnis. siapa yg terkuat dia yang menang? yang pasti, ketika melihat burung hantu itu, aku dengan yakin menembaknya. well, 1 shoot enough to drop it down. tapi aku harus menembaknya lagi untuk memastikannya mati segera (aku tidak mau menyiksanya). apalagi ketika itu bulan telah datang.
sebelumnya kami (aku dan istri) sedang dalam perjalanan pulang ketika bulan purnama muncul. kemarin dimulainya nifsu sya'ban. bulan tampil dengan indahnya. aku sempat ingat kata teman kantorku kalau akan ada gerhana bulan. sayangnya aku lupa kapan.
ya! benar! bagi anda sangat suka astronomi (dan jg yg suka astrologi) psti tahu kalau gerhana bulan terjadi malam tadi! sial! sial! sial! tahu begitu kuturuti istriku untuk memandang bulan di tengah malam. kami memang suka melakukannya, mungkin karena kami mempunyai kesamaan.
kesamaan yang dimiliki oleh bulan, burung hantu, ular dan musang.
kami merasa nyaman hidup di malam hari....
ps : maaf kepada teman2 nokturnalku yg lain krn belum diceritakan di postingan ini. postingan selanjutnya, OK?
kemarin ketika baru saja meninggalkan kantor istri, aku melihat seekor musang yang sangat besar. musang itu mungkin ditangkap oleh penduduk setempat karena (sekali lagi : mungkin) hendak mencuri ayam. musang dikenal sebagai pencuri ayam. entu saja, bagi para musang hal itu bukan suatu tindak kriminal. mereka cuma mempertahankan hidup.
klik kalimat ini untuk mencari tahu tentang musang
well, ketika kuceritakan pada istriku, ternyata ia juga melihatnya. kebetulan hari itu ia pulang lebih cepat dari biasanya dan di perjalanan ia melihat musang itu sedang dijadikan tontonan orang banyak. kakinya diikat, dan ia terlihat cemas. istriku melihat ada tetesan darah di beberapa bagian tubuhnya. mungkin kena pukul?
kasihan yah... ihik! ihik! hik! hik! hik!
bagaimanapun kemungkinan musang itu akan dibunuh (untuk dijual kulitnya yang memiliki pola rambut unik) sangat kecil. masyarakat jawa masih memandang musang sebagai bagian dari kucing, dan meski kucing liar sering dijauhi, masih saja banyak yang memperlakukannya dengan lebih baik. minimal kalau kucing tertabrak, si supir akan berhenti dan mengurusnya lebih dulu (minimal dilihat...). hal yang jauh berbeda dialami oleh ular.
sore harinya ketika maghrib menjelang, aku dan istriku sampai di rumah. dalam kondisi remang-remang aku melihat sebuah (atau seutas? seekor?) benda panjang mencurigakan di bawah, di sela pintu garasi dan lantai. ya, dari pertama langsung kutebak bahwa itu adalah ular meskipun istriku menganggapnya tikus. get real! mana ada tikus melata (jawaban asal seperti "tikus yg sedang keseleo, tikus yg cacat, tikus yg pakai kostum ular, dst..." tidak kuanggap!)?
istriku langsung menjauh karena perintahku, tapi yang kukhawatirkan adalah si bibi. pembantuku itu langsung membuka pintu garasi ketika aku menekan klakson. aku berteriak untuk jangan mendekat karena ada ular, dan dia langsung menurut karena ular itu terlihat olehnya. aku merasa lega mengatahui hal itu mengingat mata pembantuku itu agak2 rabun sedangkan kondisi ruangan remang2. kubiarkan lamu motor menyala dan mauk ke rumah lewat pintu teras. bibi mengatakan kalau ular itu ada di bawah papan setrikaan. aku membuka pintu dapur untuk memastikan, dan memang benar... SEEKOR ULAR SEGEDE GABAN! (tentang kenapa aku suka menyebut segede gaban, di posting selanjutnya saja...) aku langsung menutup pintu kembali. istriku menyuruhku untuk mengusir ular itu (instead of kill it!) karena waktu itu maghrib (another javanese superstitious). tantu saja apapun yg kulakukan, aku harus membuka pintu dapur! jadi, kubuka pintu dapur...
yes...!!! ternyata itu ular kobra! meskipun kobra kampung, tetep kobra namanya! kepalanya spontan naik ketika aku membuka pintu dapur, makanya aku tahu itu ular kobra (sekali lagi, tanggapan asal seperti "selain kobra ada jg ular yg bisa mengangkat kepala: ular yg namanya dipanggil, ular lagi joget, ular lagi menghadap bendera, dst..." tidak kuanggap!!!).
klik kalimat ini untuk mencari tahu tentang ular kobra
refleks aku menutup pintu karena kulihat ular itu hendak masuk ke rumah. grek...
ok! sebagian dari kalian boleh menganggap membunuh (bagiku itu bukan pembunuhan...) binatang di malam hari (terutama ular) di malam hari itu tabu. well, aku tidak mau dipatuk ular kobra (kobra kampung lagi!). jadi ketika kepala ular itu terjepit pintu, kuinjak keras2 (untungnya aku masih pakai sepatu...). setelah memastikannya mati, aku baru tahu kalau ular itu panjangnya kira2 80-85 cm (ketika kujajarkan di lantai keramik, panjangnya kurang dr 3 keramik ukuran 30 cm). warnanya hitam total (namanya juga kobra kampung). aku membuangnya di tempat sampah.
sangat mudah membangkitkan niat membunuh ular dan membiarkan musang hidup. bagaimana kalau bangsa burung? yang langka? burung hantu misalnya? di malam hari?
ada gedung yang dijadikan sebagai penangkaran (sebenarnya sangat tidak tepat disebut sebagai penangkaran, untuk mengerti hal ini silakan mencari tahu tentang...) burung walet. masih kosong. sebenarnya sempat masuk beberapa ekor burung walet, tetapi kemudian kabur lagi (dan sudah berulang kali) karena burung hantu. selama gedung itu berdiri, ayahku sudah menembak 5 ekor burung hantu sedangkan aku cuma satu.
klik kalimat ini untuk mencari tahu tentang burung hantu
ya, burung hantu memang dilindungi, tapi bisnis adalah bisnis. siapa yg terkuat dia yang menang? yang pasti, ketika melihat burung hantu itu, aku dengan yakin menembaknya. well, 1 shoot enough to drop it down. tapi aku harus menembaknya lagi untuk memastikannya mati segera (aku tidak mau menyiksanya). apalagi ketika itu bulan telah datang.
sebelumnya kami (aku dan istri) sedang dalam perjalanan pulang ketika bulan purnama muncul. kemarin dimulainya nifsu sya'ban. bulan tampil dengan indahnya. aku sempat ingat kata teman kantorku kalau akan ada gerhana bulan. sayangnya aku lupa kapan.
ya! benar! bagi anda sangat suka astronomi (dan jg yg suka astrologi) psti tahu kalau gerhana bulan terjadi malam tadi! sial! sial! sial! tahu begitu kuturuti istriku untuk memandang bulan di tengah malam. kami memang suka melakukannya, mungkin karena kami mempunyai kesamaan.
kesamaan yang dimiliki oleh bulan, burung hantu, ular dan musang.
kami merasa nyaman hidup di malam hari....
ps : maaf kepada teman2 nokturnalku yg lain krn belum diceritakan di postingan ini. postingan selanjutnya, OK?
Tuesday, August 22, 2006
DSLR-nya Sony ....
baru kemarin lihat iklannya di tv, sp bengong g nyadar kl dsc-s75 yg kupegang hampir jatuh dgn posisi lensa di bawah...!!! yaiks!!!

but, how good is this stuff...??? check here

but, how good is this stuff...??? check here
Saturday, August 19, 2006
Nujuh Belasan
merdeka...!!! sekali merdeka tetap merdeka!!!
seminggu belakangan ini masih kudengar kata-kata itu. rasanya koq ya masih bisa terharu (ok, ini masanya aku menjadi sentimentil) mendengar itu saat kondisi bangsa yang kebanyakan rakyatnya mulai melupakan apa arti merdeka. kenapa tidak? kebanyakan dari kami lahir setelah bangsa ini merdeka dan mulai menjadi salah satu negara yang terpandang (apalagi mengingat umurnya yang masih baru, apalagi negara ini lahir atas perjuangan dan bukannya pemberian!!!). sebagian besar dari kami hidup ketika hedonisme mulai menjadi karakter baru di negara yang memiliki total pantai terpanjang sedunia (karena pulaunya banyak...). sungguh sulit merasakan bagaimana susahnya kehidupan penjajahan dan perang apabila kita tidak mengalaminya (tentu saja itu berlaku bagi pelajaran lain, pengalaman adalah guru yang terbaik!), yang kita bisa lakukan cuma mebayangkannya berdasarkan cerita-cerita kakek-nenek kita, lewat film-film dokumenter yang masih hitam-putih dgn kualitas gambar rendah, atau dari monumen-monumen peringatan , atau musium, atau batu-batu nisan.... dan semua cuma saksi bisa, tidak bisa diajak berinteraktif, apalagi berada di dalamnya.
jadi ingat komik Pluto no.2 karangan maestro Urasawa Naoki dan Osamu Tezuka yg aku baca beberapa hari lalu, ada dialog tentang 2 robot (yg sudah begitu menyerupai manusia hingga artifficial intelligent mereka mendekati hati/perasaan manusia). di dekat mereka berdiri sebuah patung (monumen) peringatan. salah satu dr mereka berkata,
"manusia mendirikan patung itu untuk mengingat, karena mereka tidak seperti kita yang harus menghapus data bila ingin melupakan sesuatu"
untungnya jadi manusia? coba kalau otak kita bagaikan memori berkapasitas beberapa terra byte (atau mungkin lebih besar dari itu) sehingga semua data yang masuk tidak akan hilang kecuali oleh sebuah kesengajaan.
heuh, gak usah terlalu jauh mikir kali ye? saat ini, dengan ikut memeriahkan hari kemerdekaan kita jg ikut menghargai hasil perjuangan pahlawan kita dulu kan? memang terdengar sepele, tapi kupikir, seandainya kita masih bisa memeriahkan hari kemerdekaan, lalu dengan rasa kita meresapkannya di hati, sepertinya sih, kemungkinan kita untuk merusak alam, memakan harta anak yatim, mencuri, merampok, korupsi, dan tindakan kriminal lain cuma demi kepentingan pribadi..., bisa berkurang kan?
ya nggak?
...
eh be-te-we... knp sih kita (yg di jawa) tidak menyebut hari kemerdekaan kita dengan "nujuh belasan" tapi tetap "tujuh belasan"?
seminggu belakangan ini masih kudengar kata-kata itu. rasanya koq ya masih bisa terharu (ok, ini masanya aku menjadi sentimentil) mendengar itu saat kondisi bangsa yang kebanyakan rakyatnya mulai melupakan apa arti merdeka. kenapa tidak? kebanyakan dari kami lahir setelah bangsa ini merdeka dan mulai menjadi salah satu negara yang terpandang (apalagi mengingat umurnya yang masih baru, apalagi negara ini lahir atas perjuangan dan bukannya pemberian!!!). sebagian besar dari kami hidup ketika hedonisme mulai menjadi karakter baru di negara yang memiliki total pantai terpanjang sedunia (karena pulaunya banyak...). sungguh sulit merasakan bagaimana susahnya kehidupan penjajahan dan perang apabila kita tidak mengalaminya (tentu saja itu berlaku bagi pelajaran lain, pengalaman adalah guru yang terbaik!), yang kita bisa lakukan cuma mebayangkannya berdasarkan cerita-cerita kakek-nenek kita, lewat film-film dokumenter yang masih hitam-putih dgn kualitas gambar rendah, atau dari monumen-monumen peringatan , atau musium, atau batu-batu nisan.... dan semua cuma saksi bisa, tidak bisa diajak berinteraktif, apalagi berada di dalamnya.
jadi ingat komik Pluto no.2 karangan maestro Urasawa Naoki dan Osamu Tezuka yg aku baca beberapa hari lalu, ada dialog tentang 2 robot (yg sudah begitu menyerupai manusia hingga artifficial intelligent mereka mendekati hati/perasaan manusia). di dekat mereka berdiri sebuah patung (monumen) peringatan. salah satu dr mereka berkata,
"manusia mendirikan patung itu untuk mengingat, karena mereka tidak seperti kita yang harus menghapus data bila ingin melupakan sesuatu"
untungnya jadi manusia? coba kalau otak kita bagaikan memori berkapasitas beberapa terra byte (atau mungkin lebih besar dari itu) sehingga semua data yang masuk tidak akan hilang kecuali oleh sebuah kesengajaan.
heuh, gak usah terlalu jauh mikir kali ye? saat ini, dengan ikut memeriahkan hari kemerdekaan kita jg ikut menghargai hasil perjuangan pahlawan kita dulu kan? memang terdengar sepele, tapi kupikir, seandainya kita masih bisa memeriahkan hari kemerdekaan, lalu dengan rasa kita meresapkannya di hati, sepertinya sih, kemungkinan kita untuk merusak alam, memakan harta anak yatim, mencuri, merampok, korupsi, dan tindakan kriminal lain cuma demi kepentingan pribadi..., bisa berkurang kan?
ya nggak?
...
eh be-te-we... knp sih kita (yg di jawa) tidak menyebut hari kemerdekaan kita dengan "nujuh belasan" tapi tetap "tujuh belasan"?
Wednesday, August 09, 2006
senggang nggak senggang tetep butuh internet
sekalinya rada senggang, koneksi internetnya lemot. internet dah rada mendingan, malah ada tulisan :
"Thank you for visiting Friendster. While our goal is to give you 24 hour access to Friendster from time to time we need to shut things down to do maintenance on our servers to ensure you have the best possible experience when you are online. We will be back online as soon as possible"
dan
"Temporary Problem Acessing your Account. This is typically a transient error message. Clicking on the refresh button in your browser or signing out and back into your account will often resolve the issue."
bah! emang hidup cuman yahoo dan fs doank? internet itu luas, pak! ada wikipedia utk cari2 literatur, ada detik buat cari2 berita, kaskus buat diskusi (halah, plg2 jg cari 3gp cw indo...), ada ebay buat jual beli, ada freeanonymousproxyserver buat cari2 proxy (yeah... emg ada yg mau cari2 proxy ye?)... dst dst dst...
jadi? apa yg bisa kita dapat hari ini dari internet? berita? film? lagu? barang? kamera (ok, siapa yg bakalan datengin nikon d2xs + 105mm f/2.8G mikro-nikkor? lengkap yak, g terima batangan! heuheuheu..!!!)?
udah deh, inget tugas : CARI NAMA BAYI LAKI-LAKI YG BAGUS, KEREN, GAGAH, JUJUR, BAIK, PINTER, GANTENG.... LENGKAP KEBAIKANNYA!!!
eh, fs dah bs dibuka... cek fs ah.... (hare gene maenan fs???)
"Thank you for visiting Friendster. While our goal is to give you 24 hour access to Friendster from time to time we need to shut things down to do maintenance on our servers to ensure you have the best possible experience when you are online. We will be back online as soon as possible"
dan
"Temporary Problem Acessing your Account. This is typically a transient error message. Clicking on the refresh button in your browser or signing out and back into your account will often resolve the issue."
bah! emang hidup cuman yahoo dan fs doank? internet itu luas, pak! ada wikipedia utk cari2 literatur, ada detik buat cari2 berita, kaskus buat diskusi (halah, plg2 jg cari 3gp cw indo...), ada ebay buat jual beli, ada freeanonymousproxyserver buat cari2 proxy (yeah... emg ada yg mau cari2 proxy ye?)... dst dst dst...
jadi? apa yg bisa kita dapat hari ini dari internet? berita? film? lagu? barang? kamera (ok, siapa yg bakalan datengin nikon d2xs + 105mm f/2.8G mikro-nikkor? lengkap yak, g terima batangan! heuheuheu..!!!)?
udah deh, inget tugas : CARI NAMA BAYI LAKI-LAKI YG BAGUS, KEREN, GAGAH, JUJUR, BAIK, PINTER, GANTENG.... LENGKAP KEBAIKANNYA!!!
eh, fs dah bs dibuka... cek fs ah.... (hare gene maenan fs???)
Saturday, August 05, 2006
The Winner Takes It All?
whatta fans are we? we still do looking someone by appearance instead of their performance? hardly to deny that subjective people is most of our value? is it us that still fascinated by sparkling germ which nothing than colorful glasses? is it us who'll never be "the taker"? contempted for not able to appreciate?
never mean to be proud of oneself, trying to show my-better-quality-than-other-malayan, or insult the hangdog, but I do have my honor. 'though maybe it's a shame that all I can do today is only uploading this few-to-see blog. oh yeah, just a too-few-to-see blog. ok, I've discuss it with others, but those are just a waste. few to take it seriously.
however, the winner takes it all. oh yes, they took all, sometimes bigger than they can accept. of course, the looser lost it all, more than they can give. 'though one thing I almost can't understand is why we still keep doing that. is it about ego? is it about religion? or group? racialist? just because it's easier to beat the weak, cheat the strong competitor first? trying to keep the ego that the best of it is them?
or maybe...
it's our mistake that forgot by self confidence?
no. no. no. again, it's about fighting. war. competition. there's only 2 subject: win or lose. conquer or defeat. nothing else!!!
"I was in your arms
Thinking I belonged there
I figured it made sense
Building me a fence
Building me a home
Thinking I'd be strong there
But I was a fool
Playing by the rules
The gods may throw a dice
Their minds as cold as ice
And someone way down here
Loses someone dear
The winner takes it all
The loser has to fall
It's simple and it's plain
Why should I complain."
(ABBA - "The Winner Takes It All")
note : Ghea, you're the best of all!
never mean to be proud of oneself, trying to show my-better-quality-than-other-malayan, or insult the hangdog, but I do have my honor. 'though maybe it's a shame that all I can do today is only uploading this few-to-see blog. oh yeah, just a too-few-to-see blog. ok, I've discuss it with others, but those are just a waste. few to take it seriously.
however, the winner takes it all. oh yes, they took all, sometimes bigger than they can accept. of course, the looser lost it all, more than they can give. 'though one thing I almost can't understand is why we still keep doing that. is it about ego? is it about religion? or group? racialist? just because it's easier to beat the weak, cheat the strong competitor first? trying to keep the ego that the best of it is them?
or maybe...
it's our mistake that forgot by self confidence?
no. no. no. again, it's about fighting. war. competition. there's only 2 subject: win or lose. conquer or defeat. nothing else!!!
"I was in your arms
Thinking I belonged there
I figured it made sense
Building me a fence
Building me a home
Thinking I'd be strong there
But I was a fool
Playing by the rules
The gods may throw a dice
Their minds as cold as ice
And someone way down here
Loses someone dear
The winner takes it all
The loser has to fall
It's simple and it's plain
Why should I complain."
(ABBA - "The Winner Takes It All")
note : Ghea, you're the best of all!
Monday, May 01, 2006
heu... mauuu...
Wednesday, April 26, 2006
curhat...???
sepertinya aku harus ngaku kenapa sekarang lagi suka pakai serba hitam. yang jelas bukan mau melayat! sekarang perhatikan : dari cerita di bawah ini, yg salah aku atau aku???
selasa 25 april 2006,
seseorang merayakan hari lahirnya (ntah bagaimana caranya merayakannya). jadi ku-sms saja (kl telpon, sepertinya terlalu berlebihan...) : "met ultah sis'! moga sukses selalu, moga makin cantik! he3X!". kalo gitu doank, ngga berlebihan toh? yg bilang itu salah satu pelatuk untuk menuju sebuah affair tingkat tinggi, akan merasakan sebuah kepalan tanganku. minimal kubanting...
tapi...,
*kriiing*
nomor siapa ini?
"hai..."
oh, si blorong (pembokat di rumah satu lagi) toh.
"gue!"
mampus! ternyata yang tadi pagi aku sms...
"lagi ngapain? peluk-pelukan sama bini ya?"
yo'i! ngapain lagi? udeh halal... he3x!
"hu! dasar lo ya! kenapa sih, si ******* ga nganterin undangan lo? kl gw tau khan gw bakalan dateng 3 hari sebelumnya! lagian lo juga, baru sms gw jam 1/2 3! pas hari h lagi! (dia emang (tanpa sengaja?) telat (diberi) tahu kalo aku mau kawin sama orang lain...)"
jah... cerewetnya kumat.
lalu bercerita, ngobrol, ketawa, sampai akhirnya pamit karena mau ke toilet.
selasa 25 april 2006,
seseorang merayakan hari lahirnya (ntah bagaimana caranya merayakannya). jadi ku-sms saja (kl telpon, sepertinya terlalu berlebihan...) : "met ultah sis'! moga sukses selalu, moga makin cantik! he3X!". kalo gitu doank, ngga berlebihan toh? yg bilang itu salah satu pelatuk untuk menuju sebuah affair tingkat tinggi, akan merasakan sebuah kepalan tanganku. minimal kubanting...
tapi...,
*kriiing*
nomor siapa ini?
"hai..."
oh, si blorong (pembokat di rumah satu lagi) toh.
"gue!"
mampus! ternyata yang tadi pagi aku sms...
"lagi ngapain? peluk-pelukan sama bini ya?"
yo'i! ngapain lagi? udeh halal... he3x!
"hu! dasar lo ya! kenapa sih, si ******* ga nganterin undangan lo? kl gw tau khan gw bakalan dateng 3 hari sebelumnya! lagian lo juga, baru sms gw jam 1/2 3! pas hari h lagi! (dia emang (tanpa sengaja?) telat (diberi) tahu kalo aku mau kawin sama orang lain...)"
jah... cerewetnya kumat.
lalu bercerita, ngobrol, ketawa, sampai akhirnya pamit karena mau ke toilet.
ganti wajah
yeah... ganti wajah dulu deh. mumpung sekarang lagi serba hitam : celana dalem (gt-man), kemeja (hugo), jins (hugo), kaus kaki (polo), sepatu (gats), mobil (innova g). hm... lumayan keren lah, mumpung bisa mejeng....
oh iya, ada lagi yg hitam : semua rambut (ikal), bola mata (sebenarnya sih kecoklatan..., pengennya!), dan... kulit.... nah, kl kulitku emang kecoklatan, bukan hitam. berani sumpah! samber petir!
*jderrr*
iya dah, sekarang item! tapi khan itu gara-gara kesamber petir!
hiks
siyalll...!!!
oh iya, ada lagi yg hitam : semua rambut (ikal), bola mata (sebenarnya sih kecoklatan..., pengennya!), dan... kulit.... nah, kl kulitku emang kecoklatan, bukan hitam. berani sumpah! samber petir!
*jderrr*
iya dah, sekarang item! tapi khan itu gara-gara kesamber petir!
hiks
siyalll...!!!
Saturday, April 22, 2006
secangkir kopi di pagi hari
salah satu yg membuat saya bergairah saat memulai hidup di pagi (atau subuh dini hari) adalah secangkir kopi. saya lupa apa pernah menyebutkannya di postingan sebelumnya, tapi tidak ada salahnya untuk memposting materi yg mirip, bukan?
sejauh daya ingat saya (yg dangkal), pertama kali saya mencoba menikmati kopi adalah ketika smp (jadi lebih duluan saya nonton bokep yaitu ketika kelas 4 sd.... halah! apa hubungannya?). saya katakan sekali lagi : "menikmati", karena jauh beberapa tahun sebelumnya saya pernah mencoba untuk merasakan kopi. ketika langit-langit mulut saya sudah cukup bisa mentolerir rasa kopi, saya langsung merasakan sensasinya. saya kira sensasi kopi punya efek yg hampir-hampir mirip bagi sebagian besar orang, jadi saya tidak akan menceritakannya lebih jauh.
perjalanan saya menjalani hidup termasuk memperhatikan dunia di sekeliling saya, membuat saya jadi memiliki impian yg mungkin terdengar biasa tapi sangat berarti bagi saya : menikmati secangkir kopi di pagi hari. aneh ya? sesuatu yg biasa tapi sangat berarti! terlalu susah untuk menjelaskannya kenapa, karena masih absurd bagi saya. ketika saya kuliah, saya punya cukup dana untuk menikmati kopi hasil racikan coffee maker. belakangan hampir-hampir tidak pernah saya pakai coffee maker itu berhubung budget keluarga saya masih terlalu sayang untuk dibuang-buang demi sebuah citra rasa dengan membeli sebungkus kertas penyaring kopi. cukup kopi instan.
pernah suatu ketika saya menginap di rumah teman yg sudah menikah. ketika pagi hari saya bangun, sudah tersedia secangkir kopi instan yg masih panas, terlihat dari kepulan asap yg melayang darinya. teman saya melihat kesenangan saya ketika mendapatkannya, ia lalu berkata, "makanya, buruan kawin. enak kan kl udah punya bini? pagi-pagi sudah dibikinin kopi!". sebenarnya sih, kl cuma sekedar dibuatkan kopi setiap pagi, pembantu saya juga bisa! tapi yg menjadi inti kalimat itu adalah : menerima ungkapan rasa kasih dari seseorang lewat secangkir kopi di pagi hari.
yeah! memang pada kenyataanya banyak yg mendapatkan secangkir kopi hangat di pagi hari bukan dari istrinya. mungkin dari pacarnya, selingkuhannya... ungkapan sayang antar sepasang kekasih khan bukan berarti suami-istri? `tul ga? sebenarnya seseorang yg paling sering melakukannya untuk saya (sampai tulisan ini diposting) justru bukan istri saya (atau dia sebelum menjadi istri saya) meskipun istri saya itu juga sangat menyukai kopi. wanita itu adalah salah satu dari (kalau boleh mengambil ungkapan dari novel serial harry potter) "the-one-who-cannot-be-named". seseorang yg bagi istri saya lebih berbahaya dari semua mantan pacar saya. gile ye? tapi memang begitulah, walaupun kami tidak pernah pacaran! dulu (ngga tau de, sekarang gimana...), setiap kali saya menginap di rumahnya (atau kost, atau hotel, atau rumah siapa, atau kost-annya siapa, pokoknya bangunan nyaman dan kami bisa tidur bareng!) selalu pagi hari dihiasi dengan secangkir kopi (tentu saja ada yg lain seperti rokok dan makanan kecil). apa saya sudah menyebutkan kata "selalu"? oh sudah ya...
well, saya pernah juga mendapatkannya dari beberapa orang lain, tapi yg paling berkesan ya cuma dia. kenapa? bayangkan saja : pacar bukan, istri bukan, bisa menghabiskan waktu semalaman (atau seharian..., paling lama 3 harian...) dan sampai pada satu pernyataan : we're nothing than an affair relationship. halah?
well, saatnya membeli kopi untuk persediaan. kopi instan sudah cukuplah.
sejauh daya ingat saya (yg dangkal), pertama kali saya mencoba menikmati kopi adalah ketika smp (jadi lebih duluan saya nonton bokep yaitu ketika kelas 4 sd.... halah! apa hubungannya?). saya katakan sekali lagi : "menikmati", karena jauh beberapa tahun sebelumnya saya pernah mencoba untuk merasakan kopi. ketika langit-langit mulut saya sudah cukup bisa mentolerir rasa kopi, saya langsung merasakan sensasinya. saya kira sensasi kopi punya efek yg hampir-hampir mirip bagi sebagian besar orang, jadi saya tidak akan menceritakannya lebih jauh.
perjalanan saya menjalani hidup termasuk memperhatikan dunia di sekeliling saya, membuat saya jadi memiliki impian yg mungkin terdengar biasa tapi sangat berarti bagi saya : menikmati secangkir kopi di pagi hari. aneh ya? sesuatu yg biasa tapi sangat berarti! terlalu susah untuk menjelaskannya kenapa, karena masih absurd bagi saya. ketika saya kuliah, saya punya cukup dana untuk menikmati kopi hasil racikan coffee maker. belakangan hampir-hampir tidak pernah saya pakai coffee maker itu berhubung budget keluarga saya masih terlalu sayang untuk dibuang-buang demi sebuah citra rasa dengan membeli sebungkus kertas penyaring kopi. cukup kopi instan.
pernah suatu ketika saya menginap di rumah teman yg sudah menikah. ketika pagi hari saya bangun, sudah tersedia secangkir kopi instan yg masih panas, terlihat dari kepulan asap yg melayang darinya. teman saya melihat kesenangan saya ketika mendapatkannya, ia lalu berkata, "makanya, buruan kawin. enak kan kl udah punya bini? pagi-pagi sudah dibikinin kopi!". sebenarnya sih, kl cuma sekedar dibuatkan kopi setiap pagi, pembantu saya juga bisa! tapi yg menjadi inti kalimat itu adalah : menerima ungkapan rasa kasih dari seseorang lewat secangkir kopi di pagi hari.
yeah! memang pada kenyataanya banyak yg mendapatkan secangkir kopi hangat di pagi hari bukan dari istrinya. mungkin dari pacarnya, selingkuhannya... ungkapan sayang antar sepasang kekasih khan bukan berarti suami-istri? `tul ga? sebenarnya seseorang yg paling sering melakukannya untuk saya (sampai tulisan ini diposting) justru bukan istri saya (atau dia sebelum menjadi istri saya) meskipun istri saya itu juga sangat menyukai kopi. wanita itu adalah salah satu dari (kalau boleh mengambil ungkapan dari novel serial harry potter) "the-one-who-cannot-be-named". seseorang yg bagi istri saya lebih berbahaya dari semua mantan pacar saya. gile ye? tapi memang begitulah, walaupun kami tidak pernah pacaran! dulu (ngga tau de, sekarang gimana...), setiap kali saya menginap di rumahnya (atau kost, atau hotel, atau rumah siapa, atau kost-annya siapa, pokoknya bangunan nyaman dan kami bisa tidur bareng!) selalu pagi hari dihiasi dengan secangkir kopi (tentu saja ada yg lain seperti rokok dan makanan kecil). apa saya sudah menyebutkan kata "selalu"? oh sudah ya...
well, saya pernah juga mendapatkannya dari beberapa orang lain, tapi yg paling berkesan ya cuma dia. kenapa? bayangkan saja : pacar bukan, istri bukan, bisa menghabiskan waktu semalaman (atau seharian..., paling lama 3 harian...) dan sampai pada satu pernyataan : we're nothing than an affair relationship. halah?
well, saatnya membeli kopi untuk persediaan. kopi instan sudah cukuplah.
Saturday, April 15, 2006
seperti penangkap udang, seperti memancing di kolam
aku tinggal di sebuah kota yang berbatasan dengan propinsi jawa tengah dan pantai utara. sebuah kota yang dikenal dengan udang-udang kecilnya. bagi yg masih hafal dengan pelajaran geografi dan sejarah ketika masih di bangku sekolah akan tahu nama kota ini : cirebon.
belakangan ini aku semakin sering melewati waktu senggang bersama seorang teman untuk menikmati pantai laut jawa yang lebih banyak lumpurnya daripada pasir putih (kalau tidak boleh dikatakan tidak ada...). kami terkadang membawa kamera digital untuk sekedar memuaskan hasrat camera freak kami. waktu lain, kami membawa pancingan dan mencoba peruntungan dalam menangkap ikan. hasilnya lebih banyak kepanasan daripada ikannya. itu masih lebih baik daripada kehilangan banyak kail tapi tidak mendapatkan ikan seekorpun!!!
satu hari dari banyak hari yang kulewati bersama teman lama saya itu, ia bercerita:
"tau ngga gimana cara nelayan nangkep udang?"
sebenarnya saya tahu beberapa cara, tapi yg saya ingin dengar adalah cara menangkap udang versi lain.
"kamu tau anco ngga?"
aku taunya sih ancol...
"kalo kamu suka liat di pinggil sungai ada tiang ungkit bambu dan ada jaringnya gede? nah itu anco!"
aku manggut-manggut.
"nah, nelayan itu kl mau nangkep udang akan membawa umpan, trus disebar di jaring anco, trus dicelupin. kalo malem pake lampu di atas jaring. nanti udang-udang itu tertarik dengan cahaya lampu, dia juga tertarik sama umpan di anco. lama-lama ngumpul udangnya, tinggal diangkat ke atas. wah..., bisa dapet banyak banget!"
ternyata sama dengan salah satu cara yg saya ketahui, tapi saya betul-betul tidak tahu kalau alat itu namanya anco. bagaimanapun, enak ya di negara kita? gampang amat dapet udang yg kalau di luar negeri harganya bisa puluhan dolar amerika...
bagaimana kalau kasusnya kondisi laut sekarang? apakah masih bisa? sudah lumayan lama aku tidak melihat anco-anco di pinggir sungai dekat rumahku tinggal (ada banyak sungai sepanjang pantai utara). mungkin udang-udang sudah banyak yg tertangkap anco? atau sudah banyak yg menggunakan tambak sehingga penangkapan udang berkurang? atau memang udang-udang itu banyak yg mati kena pencemaran limbah?
sambil menerawang memperhatikan beberapa pemancing yg memperhatikan pelampung pancing mereka dari atas darmaga pelabuhan, aku ingat cerita seorang guruku:
"apa ada diantara anda sekalian tahu cara memancing yg mudah?"
aku juga punya beberapa cara, tapi bisa jadi guruku itu tahu cara lain.
"caranya: masukkan ikan-ikan kelaparan ke dalam kolam. jangan beri ikan-ikan itu makan selama 2-3 hari. nah, baru kita pancing ikan-ikan itu disaat kelaparan."
oh, ternyata caranya mirip dengan yang aku pikirkan.
dalam banyak kasus, kedua cerita itu saya ingat-ingat sebagai pedoman sebagai cara penyelesaian (boleh juga disebut strategi). sebenarnya ingin saya bercerita lebih banyak lagi, tapi hal itu tidak akan membuat otak kita semakin pintar karena kurang digunakan (padahal sih, emang sudah mulai males nulis karena user di warnet sudah mulai rame, jadi mau nggak mau harus tergusur... hehehe!).
sebagai petunjuk, intisarinya adalah :
buatlah apa yg ingin anda tunjukkan dengan semenarik mungkin. kemudian, bila objek yg kita inginkan mulai memberi perhatian, buatlah objek itu menjadi sangat membutuhkan kita. dengan demikian kita bisa melakukan banyak hal pada objek itu.
hi hi hi......!!!
belakangan ini aku semakin sering melewati waktu senggang bersama seorang teman untuk menikmati pantai laut jawa yang lebih banyak lumpurnya daripada pasir putih (kalau tidak boleh dikatakan tidak ada...). kami terkadang membawa kamera digital untuk sekedar memuaskan hasrat camera freak kami. waktu lain, kami membawa pancingan dan mencoba peruntungan dalam menangkap ikan. hasilnya lebih banyak kepanasan daripada ikannya. itu masih lebih baik daripada kehilangan banyak kail tapi tidak mendapatkan ikan seekorpun!!!
satu hari dari banyak hari yang kulewati bersama teman lama saya itu, ia bercerita:
"tau ngga gimana cara nelayan nangkep udang?"
sebenarnya saya tahu beberapa cara, tapi yg saya ingin dengar adalah cara menangkap udang versi lain.
"kamu tau anco ngga?"
aku taunya sih ancol...
"kalo kamu suka liat di pinggil sungai ada tiang ungkit bambu dan ada jaringnya gede? nah itu anco!"
aku manggut-manggut.
"nah, nelayan itu kl mau nangkep udang akan membawa umpan, trus disebar di jaring anco, trus dicelupin. kalo malem pake lampu di atas jaring. nanti udang-udang itu tertarik dengan cahaya lampu, dia juga tertarik sama umpan di anco. lama-lama ngumpul udangnya, tinggal diangkat ke atas. wah..., bisa dapet banyak banget!"
ternyata sama dengan salah satu cara yg saya ketahui, tapi saya betul-betul tidak tahu kalau alat itu namanya anco. bagaimanapun, enak ya di negara kita? gampang amat dapet udang yg kalau di luar negeri harganya bisa puluhan dolar amerika...
bagaimana kalau kasusnya kondisi laut sekarang? apakah masih bisa? sudah lumayan lama aku tidak melihat anco-anco di pinggir sungai dekat rumahku tinggal (ada banyak sungai sepanjang pantai utara). mungkin udang-udang sudah banyak yg tertangkap anco? atau sudah banyak yg menggunakan tambak sehingga penangkapan udang berkurang? atau memang udang-udang itu banyak yg mati kena pencemaran limbah?
sambil menerawang memperhatikan beberapa pemancing yg memperhatikan pelampung pancing mereka dari atas darmaga pelabuhan, aku ingat cerita seorang guruku:
"apa ada diantara anda sekalian tahu cara memancing yg mudah?"
aku juga punya beberapa cara, tapi bisa jadi guruku itu tahu cara lain.
"caranya: masukkan ikan-ikan kelaparan ke dalam kolam. jangan beri ikan-ikan itu makan selama 2-3 hari. nah, baru kita pancing ikan-ikan itu disaat kelaparan."
oh, ternyata caranya mirip dengan yang aku pikirkan.
dalam banyak kasus, kedua cerita itu saya ingat-ingat sebagai pedoman sebagai cara penyelesaian (boleh juga disebut strategi). sebenarnya ingin saya bercerita lebih banyak lagi, tapi hal itu tidak akan membuat otak kita semakin pintar karena kurang digunakan (padahal sih, emang sudah mulai males nulis karena user di warnet sudah mulai rame, jadi mau nggak mau harus tergusur... hehehe!).
sebagai petunjuk, intisarinya adalah :
buatlah apa yg ingin anda tunjukkan dengan semenarik mungkin. kemudian, bila objek yg kita inginkan mulai memberi perhatian, buatlah objek itu menjadi sangat membutuhkan kita. dengan demikian kita bisa melakukan banyak hal pada objek itu.
hi hi hi......!!!
Thursday, February 23, 2006
Setelah Libur Menulis...
ada hal yg baru saja terjadi padaku : MENIKAH !!!
pada akhirnya, cinta kembali pada kasih. bukan ding, bukan akhir, tp awal dr episode baru! dampaknya, banyak dr kehidupanku berubah. salah satunya adalah tentu saja: BERFIKIR DENGAN LEBIH RUMIT (bukannya dewasa). hehehe... dan selama hampir 2 bulan (yg cukup membuat jemariku gregetan ingin menekan tuts kibor dgn bebas) libur dr kegiatan nge-blog, akhirnya datang jg kesempatan itu.
baik, mari kita mulai...
...
*tic*
lho? kemana ideku tadi?
......
halo? ilham? kenapa kau pergi lagi ketika hendak kuwujudkan...???
...........
(menghela nafas)
yah, kita sambung lain waktu deh...
ps : dan entah knp skr sering begini...!!!
pada akhirnya, cinta kembali pada kasih. bukan ding, bukan akhir, tp awal dr episode baru! dampaknya, banyak dr kehidupanku berubah. salah satunya adalah tentu saja: BERFIKIR DENGAN LEBIH RUMIT (bukannya dewasa). hehehe... dan selama hampir 2 bulan (yg cukup membuat jemariku gregetan ingin menekan tuts kibor dgn bebas) libur dr kegiatan nge-blog, akhirnya datang jg kesempatan itu.
baik, mari kita mulai...
...
*tic*
lho? kemana ideku tadi?
......
halo? ilham? kenapa kau pergi lagi ketika hendak kuwujudkan...???
...........
(menghela nafas)
yah, kita sambung lain waktu deh...
ps : dan entah knp skr sering begini...!!!
Monday, January 02, 2006
after well-now-the-party-is-over
prolog :
one of my best friend said, "ok, time to go back to our real life. by the time we stand on our home, the party is over.". and again, the soundtrack of Dealova be the soundtrack of my daydreaming life. pieces of memmory were srcewed up, just like a vulcano disaster. but it's affordable enough for me this time. 'cause I believe in my faith of future is the way we make it (or God has another plan, though).
main :
it's 7 o'clock and still runnning. I can't hardly wait to see what will happened. does it fun? does it bad? does it just like another common night (with many reality that focused on 1 word : common)? had call my 'friend' as she asked. ok, waiting is such a boring way to spend my time. it might be my last choice to have : another common night. was it?
then one of my good destiny happened that night. my friend's opened the gate and say, "shall we go now?". my oh-at-last look must saw so clearly...
so we both urge a car machine to fly like a swallow bird, have chics to catch!
"where is she?" I asked
"she left."
"what? how come? I phoned them couple minutes ago. they said that..."
"they were left. that's it. they were left."
shit!!!
"with "that-fuckin'-bastard"."
holly shit!!!
maybe it's to cruel calling him like that, but in fact, we do it as a joke. hey, just a joke! yes, it might be achieved from a shrieking heart, but we always call it as a joke!
ok, an urban traffic in new year's eve. nice... well, actualy, the crowded were quit fun, but I can't enjoy it without even one single old lady? o my... it can be set up to have one easily, but we're not so desperated to pick up a 15 grand rupiahs (us$ 1,5) whore!!! never on my mind (indonesian's teenage will say, "ya oloh pisan! plisss deh, ah!")!!! still the masterplan to open (at least) a bottle liquor will never changed though we both have to run through the bad storming night to jakarta!!! or... robbed a liquor shop? eh eh eh...
starving intertine was cured with an affordable but satisfying portion of stuffed potatoe and ribs steak. again, two seeking-for-lascivious-and-liquor male got in a potentialy malecious journey. one of them (me) has just change into a sunday morning driver (well it's quite near to the truth: it's late night on saturday, about 10 minutes to day 1 of 2006). right on time! I can still catch some pictures of fireworks (can't proud of the result, but still quite good to be some memento).
walking to the bar entrance, I saw a very famous face (that decorating my mind for almost past 1 year).
"God sake, it's her." I said
"hasn't wishing her again tonight."
"but, the masterplan must be laid well!"
two horrible laughs hollowing that night.
it stopped sudenly while we both saw "that-fuckin'-bastard".
after having a short conversation with the chics, I introduce myself gently as a man to "that-fuckin'-bastard", so did my friend. honestly, me and my friend agreed without telling : WE BOTH FEEL SOOO DAMNED IDIOTLY AGGRIEVED BY CALLING HIM "THAT-FUCKIN'-BASTARD"!!! well, sorry, it ain't a polite words, but... sundanese teenage will say like this "njis, moal aing maraban jelema jiga hileud kieu deui! sumpah! rugi aing!". you can search for that words by yourself. I won't tell you.
ok, again, I'm asking for your apologize by telling this : me and my friend were trying hard to hold our laughs. sorry! sooo sorry! (it's aimed to someone I deference much, for I never stop loving her...). from that time on, we call him "worm". errr... "chicken-worm" exactly.
however, we did have the fun. those girls were having a date with another girl. we known her much. we all get crazy. we emptied a bottle of cointreau. we dance like we never get exhausted. we laughs like we never had one single poser. two of the girls were dabbled on the pool. we catch many crazy pictures.
ok, our masterplan not quite laid well (the stupid thing is : even I get drunk, I do still have an objective mind. we didn't any further act to satisfy our lust for some reasons...). but it's quite satisfying. the time that I will always remember. will never forget.
when the party is over, it's over.
epilog :
on the way home, I gaze her. deeply. a compassionate look. a can't be more honest attention. why such a wonderful girl like her was so damned offensed? she deserve more! again, my selfish behaviour makes many necessitate demeanour bated. just like her pure attention hold. I went home this noon, got my daily common life back. though, some words that make my free mind awakened : "lo tuh lempeng banget sih, kaya' rel kereta! (how come you're so straight in line? just like a train's rail!)" will never lost on my brain...
PS :
I never felt in love with commonly woman, though I always honor them much. and it's not the only reason to show you that YOU ARE SO SPECIAL.
one of my best friend said, "ok, time to go back to our real life. by the time we stand on our home, the party is over.". and again, the soundtrack of Dealova be the soundtrack of my daydreaming life. pieces of memmory were srcewed up, just like a vulcano disaster. but it's affordable enough for me this time. 'cause I believe in my faith of future is the way we make it (or God has another plan, though).
main :
it's 7 o'clock and still runnning. I can't hardly wait to see what will happened. does it fun? does it bad? does it just like another common night (with many reality that focused on 1 word : common)? had call my 'friend' as she asked. ok, waiting is such a boring way to spend my time. it might be my last choice to have : another common night. was it?
then one of my good destiny happened that night. my friend's opened the gate and say, "shall we go now?". my oh-at-last look must saw so clearly...
so we both urge a car machine to fly like a swallow bird, have chics to catch!
"where is she?" I asked
"she left."
"what? how come? I phoned them couple minutes ago. they said that..."
"they were left. that's it. they were left."
shit!!!
"with "that-fuckin'-bastard"."
holly shit!!!
maybe it's to cruel calling him like that, but in fact, we do it as a joke. hey, just a joke! yes, it might be achieved from a shrieking heart, but we always call it as a joke!
ok, an urban traffic in new year's eve. nice... well, actualy, the crowded were quit fun, but I can't enjoy it without even one single old lady? o my... it can be set up to have one easily, but we're not so desperated to pick up a 15 grand rupiahs (us$ 1,5) whore!!! never on my mind (indonesian's teenage will say, "ya oloh pisan! plisss deh, ah!")!!! still the masterplan to open (at least) a bottle liquor will never changed though we both have to run through the bad storming night to jakarta!!! or... robbed a liquor shop? eh eh eh...
starving intertine was cured with an affordable but satisfying portion of stuffed potatoe and ribs steak. again, two seeking-for-lascivious-and-liquor male got in a potentialy malecious journey. one of them (me) has just change into a sunday morning driver (well it's quite near to the truth: it's late night on saturday, about 10 minutes to day 1 of 2006). right on time! I can still catch some pictures of fireworks (can't proud of the result, but still quite good to be some memento).
walking to the bar entrance, I saw a very famous face (that decorating my mind for almost past 1 year).
"God sake, it's her." I said
"hasn't wishing her again tonight."
"but, the masterplan must be laid well!"
two horrible laughs hollowing that night.
it stopped sudenly while we both saw "that-fuckin'-bastard".
after having a short conversation with the chics, I introduce myself gently as a man to "that-fuckin'-bastard", so did my friend. honestly, me and my friend agreed without telling : WE BOTH FEEL SOOO DAMNED IDIOTLY AGGRIEVED BY CALLING HIM "THAT-FUCKIN'-BASTARD"!!! well, sorry, it ain't a polite words, but... sundanese teenage will say like this "njis, moal aing maraban jelema jiga hileud kieu deui! sumpah! rugi aing!". you can search for that words by yourself. I won't tell you.
ok, again, I'm asking for your apologize by telling this : me and my friend were trying hard to hold our laughs. sorry! sooo sorry! (it's aimed to someone I deference much, for I never stop loving her...). from that time on, we call him "worm". errr... "chicken-worm" exactly.
however, we did have the fun. those girls were having a date with another girl. we known her much. we all get crazy. we emptied a bottle of cointreau. we dance like we never get exhausted. we laughs like we never had one single poser. two of the girls were dabbled on the pool. we catch many crazy pictures.
ok, our masterplan not quite laid well (the stupid thing is : even I get drunk, I do still have an objective mind. we didn't any further act to satisfy our lust for some reasons...). but it's quite satisfying. the time that I will always remember. will never forget.
when the party is over, it's over.
epilog :
on the way home, I gaze her. deeply. a compassionate look. a can't be more honest attention. why such a wonderful girl like her was so damned offensed? she deserve more! again, my selfish behaviour makes many necessitate demeanour bated. just like her pure attention hold. I went home this noon, got my daily common life back. though, some words that make my free mind awakened : "lo tuh lempeng banget sih, kaya' rel kereta! (how come you're so straight in line? just like a train's rail!)" will never lost on my brain...
PS :
I never felt in love with commonly woman, though I always honor them much. and it's not the only reason to show you that YOU ARE SO SPECIAL.
Subscribe to:
Posts (Atom)