Wednesday, December 28, 2005

sekeping cinta sejuta birahi

halah... esek-esek lagih?

ntar dulu!!!

sekedar ingin menanggapi beberapa blog yang ditulis oleh seorang dari kaum hawa (kebetulan aku lagi iseng setengah hidup sampai baca-baca arsip blog-blog cewek).

katanya, cinta pertama itu adalah cinta yang paling murni dalam sejarah kehidupan laki-laki dan perempuan. kenapa? karena pada saat kita mengalami cinta pertama (tidak selalu pacar pertama), perasaan cinta itu tidak dipengaruhi embel-embel birahi, materi, dan sejenisnya. cinta pertama itu begitu lugu, polos, kekanakan dan menggemaskan.

jadi ingat, cinta pertamaku. waktu itu masih kelas berapa ya? tapi yang jelas, aku ingat betul. ingat sekali. begitu nyata. AKU SUDAH MENGERTI APA FUNGSINYA ALAT KELAMIN LAKI-LAKI PADA ALAT KELAMIN WANITA!!! beneran! serius! dan aku yakin kalau kasus itu tidak hanya dialami olehku. kalo tidak salah, menurut oom freud, libido seorang manusia bisa jadi sudah lahir sejak masih berumur 5 tahunan (jd bisa lebih bisa kurang). pengertian libido disini memang bukan berarti directly menunjuk pada birahi untuk bersenggama, lebih sederahana (atau masih sederhana), tapi ya tetep namanya libido. tidak yakin benar atau tidak, tapi yang jelas aku mengalami mimpi basah pertama kali (seingatku) ketika masih duduk di kelas 3 atau 4 sd (berarti mungkin masih berumur 8-9 tahun).

hiks???

well, mungkin itu cuma kasus yang jarang terjadi ya?

ah, enggak ah!

bagaimanapun, sebuah hubungan yang baik memang tidak cuma dilandasi cinta toh? menurutku, nafsu birahi merupakan anugrah Tuhan juga supaya kita jadi lebih menikmati sebuah hubungan (bayangkan kalau laki-laki em-el rasanya seperti batang penismu dijepit pintu kayu yg belum diserut, atau kalau perempuan em-el rasanya seperti lubang vaginamu dirobek dengan gergaji karatan --maaf kalau terlalu vulgar--, umat manusia sudah punah sejak dulu!). begitu juga nafsu materi. beberapa contoh yang menurutku patut diperhatikan adalah sebuah kisah nyata bahwa ada seorang laki-laki bijaksana menikahi seorang wanita untuk membantunya secara materi (yang juga pernah terjadi sebaliknya di kasus berbeda, seorang wanita menikahi seorang laki-laki karena ingin membantunya secara materi. dan tentu untuk kemudian membuat laki-laki itu bisa mulai menafkahi!!!).

meski tak bisa dipungkiri, seringkali nafsu birahi, materi, politik, dan sejenisnya-dan sejenisnya..., lebih sering datang daripada cinta.

hanya ada sekeping cinta dan sejuta birahi? aku tidak ingin mencecar dengan sugesti, hanya memaparkan apa yang aku alami. aku toh tidak begitu idealis. (halah, jadi puitis?)

Tuhan jauh lebih tahu dari segalanya.

tambahan : aku juga pernah merasakan cinta dengan sedikit nafsu. belakangan ini.

1 comment:

Anonymous said...

maksud lo, ngga napsuin gitu ya??? :D

dasar lelaki aneh... ;p~