halah... esek-esek lagih?
ntar dulu!!!
sekedar ingin menanggapi beberapa blog yang ditulis oleh seorang dari kaum hawa (kebetulan aku lagi iseng setengah hidup sampai baca-baca arsip blog-blog cewek).
katanya, cinta pertama itu adalah cinta yang paling murni dalam sejarah kehidupan laki-laki dan perempuan. kenapa? karena pada saat kita mengalami cinta pertama (tidak selalu pacar pertama), perasaan cinta itu tidak dipengaruhi embel-embel birahi, materi, dan sejenisnya. cinta pertama itu begitu lugu, polos, kekanakan dan menggemaskan.
jadi ingat, cinta pertamaku. waktu itu masih kelas berapa ya? tapi yang jelas, aku ingat betul. ingat sekali. begitu nyata. AKU SUDAH MENGERTI APA FUNGSINYA ALAT KELAMIN LAKI-LAKI PADA ALAT KELAMIN WANITA!!! beneran! serius! dan aku yakin kalau kasus itu tidak hanya dialami olehku. kalo tidak salah, menurut oom freud, libido seorang manusia bisa jadi sudah lahir sejak masih berumur 5 tahunan (jd bisa lebih bisa kurang). pengertian libido disini memang bukan berarti directly menunjuk pada birahi untuk bersenggama, lebih sederahana (atau masih sederhana), tapi ya tetep namanya libido. tidak yakin benar atau tidak, tapi yang jelas aku mengalami mimpi basah pertama kali (seingatku) ketika masih duduk di kelas 3 atau 4 sd (berarti mungkin masih berumur 8-9 tahun).
hiks???
well, mungkin itu cuma kasus yang jarang terjadi ya?
ah, enggak ah!
bagaimanapun, sebuah hubungan yang baik memang tidak cuma dilandasi cinta toh? menurutku, nafsu birahi merupakan anugrah Tuhan juga supaya kita jadi lebih menikmati sebuah hubungan (bayangkan kalau laki-laki em-el rasanya seperti batang penismu dijepit pintu kayu yg belum diserut, atau kalau perempuan em-el rasanya seperti lubang vaginamu dirobek dengan gergaji karatan --maaf kalau terlalu vulgar--, umat manusia sudah punah sejak dulu!). begitu juga nafsu materi. beberapa contoh yang menurutku patut diperhatikan adalah sebuah kisah nyata bahwa ada seorang laki-laki bijaksana menikahi seorang wanita untuk membantunya secara materi (yang juga pernah terjadi sebaliknya di kasus berbeda, seorang wanita menikahi seorang laki-laki karena ingin membantunya secara materi. dan tentu untuk kemudian membuat laki-laki itu bisa mulai menafkahi!!!).
meski tak bisa dipungkiri, seringkali nafsu birahi, materi, politik, dan sejenisnya-dan sejenisnya..., lebih sering datang daripada cinta.
hanya ada sekeping cinta dan sejuta birahi? aku tidak ingin mencecar dengan sugesti, hanya memaparkan apa yang aku alami. aku toh tidak begitu idealis. (halah, jadi puitis?)
Tuhan jauh lebih tahu dari segalanya.
tambahan : aku juga pernah merasakan cinta dengan sedikit nafsu. belakangan ini.
Wednesday, December 28, 2005
Tuesday, December 27, 2005
Stand Up For Love
by Destiny's Child
[Beyonce]
There are times I find it hard to sleep at night
We are living through such troubled times
And every child that reaches out for someone to hold
For one moment they become my own
And how can I pretend that I don�t know what�s going on?
When every second with every minute another soul is gone
And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness
Of giving up
Of suffering
Then we all stand together this one time
Then no one will get left behind
And stand up for life
Stand up and hear me sing
Stand up for love
[Kelly]
I'm inspired and hopeful each and everyday
That's how I know that things are gonna change
So how can I pretend that I don�t know what�s going on?
When every second with every minute
Another soul is gone
And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness
Of giving up
Of suffering
If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
Stand up for life
Stand up for love
[Michelle]
And it all starts right here
And it starts right now
One person stand up
And the rest will follow
For all the forgotten
For all the unloved
I'm gonna sing this song
And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness
Of giving up
Of suffering
If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
Stand up for life [Kelly]
Stand up and sing [Michelle]
Stand up for love [Beyonce]
For love
For love
[Beyonce]
There are times I find it hard to sleep at night
We are living through such troubled times
And every child that reaches out for someone to hold
For one moment they become my own
And how can I pretend that I don�t know what�s going on?
When every second with every minute another soul is gone
And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness
Of giving up
Of suffering
Then we all stand together this one time
Then no one will get left behind
And stand up for life
Stand up and hear me sing
Stand up for love
[Kelly]
I'm inspired and hopeful each and everyday
That's how I know that things are gonna change
So how can I pretend that I don�t know what�s going on?
When every second with every minute
Another soul is gone
And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness
Of giving up
Of suffering
If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
Stand up for life
Stand up for love
[Michelle]
And it all starts right here
And it starts right now
One person stand up
And the rest will follow
For all the forgotten
For all the unloved
I'm gonna sing this song
And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness
Of giving up
Of suffering
If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
Stand up for life [Kelly]
Stand up and sing [Michelle]
Stand up for love [Beyonce]
For love
For love
Friday, December 16, 2005
ibuku
ibuku seorang lulusan sma yang bekerja di sebuah perusahaan bumn. meskipun hanya tamatan sma, karir ibuku termasuk bagus. mungkin karena buah pikirannya lumayan layak diperhitungkan sehingga kini ia menjabat sebagai kepala bagian. ia seorang yang kritis, pekerja keras, galak kepada musuh namun tetap ramah terhadap teman. pikiran ibuku tidak terlalu kolot tapi juga tidak terlalu modern (mungkin lebih tepat bila dikatakan: kolot untuk beberapa masalah, namun cukup modern dalam menghadapi masalah lain). mungkin hal itulah yang membuat bapakku naksir ibuku dulu ketika masih di sumatra (mereka menikah di jawa kemudian merantau ke sumatra).
ada satu cerita yang baru saja terjadi beberapa hari ke belakang (sebelum saya menulis blog ini) ketika ibu, adik dan bibiku berwisata ke melaka (malaysia). peristiwa ini semakin menambah penilaianku terhadap ibuku yang suka rada-rada unik (hampura, mih... he he he!). beberapa kisah tentang bersih dan rapinya kota kuala lumpur sebenarnya sebuah hal biasa bagi beberapa orang yang baru pertama kali ke sebuah kota besar di luar negeri (biasanya kalau sudah pernah ke tempat itu sebelumnya, meski di luar negeri, penilaian itu sedikit berkurang). peristiwa itu terjadi di hari kedua ibu, adik dan bibiku berada di kuala lumpur.
ibu dan adikku diajak bibiku ke suatu tempat dengan mengendarai (lebih tepat "menaiki") skyway (kereta gantung). tentu saja ibu dan adikku tertarik karena diceritakan sebelumnya oleh bibiku bahwa tempat itu indah sekali.
"ibu sama neneng (adikku) naik skyway sampai tinggi sekali. uh, lebih tinggi dari puncak (bogor) kaya'nya. ibu tuh sampai ngga berani ngeliat ke bawah! padahal pemandangannya indah sekali."
sebenarnya aku sempat berfikir saat itu. ada 2 hal yang mengacu pada satu tempat yang terkenal di malaysia : skyway dan puncak (dataran tinggi). tempat itu bernama...
"tanah genting. ibu pikir, tanahnya mungkin dulu suka dipakai untuk genting atau memang tanahnya genting (gersang; berbahaya; dst.)"
wedew? ternyata bener, ibuku ke tanah genting. tapi jangan-jangan ibuku...
"nggak tahu itu tempat apa. ibu kira tempat wisata seperti puncak tapi ada ancolnya (maksudnya mungkin wahana-wahana dunia fantasi, hotel, dst.). cuma koq banyak orang bawa-bawa kopor, taunya mereka itu ke sana pada mau..."
"judi" aku menyambung.
"lho, koq kamu tahu?"
wedew? masa nggak tahu?
"iya, disana tuh seperti las vegas aja. banyak orang indo (indonesia, bukan indo blasteran...) lho! waktu dibilang orang-orang yang bawa kopor itu isinya duit semua, ibu ngga percaya. tapi pas ngeliat mereka ke kasir (maksudnya penukaran koin untuk berjudi.), eh beneran! isinya duit semua!"
tentu saja bibiku bukan mau mengajak ibuku maen judi di tanah genting. lebih karena tempat itu memang indah. tapi lucu juga mungkin ngebayangin ibuku seorang wanita sunda berkerudung maen poker di tanah genting (ampun, mih! hampuraaa... ngan heureuy hungkul!).
"nah, waktu itu khan ibu udah cape. jadi waktu neneng dan bibi kamu nyari coklat, ibu nunggu di deket kursi pijat. ibu pikir khan, enak juga kali lagi pegel trus dipijitin. tapi ibu ngga tahu dimana beli koinnya (ibuku kira seperti kursi pijat yang sering disewakan di beberapa mall di negara kita). terus di kursi sebelahnya ada laki-laki ngeliatin aja. cakep lho!"
ini percakapan ibuku dan laki-laki itu:
laki-laki itu (lli) : duduk aja bu, disini. enggak bayar koq!
ibuku (i) : lho, situ orang indonesia ya?
lli : iya. ibu juga khan? saya tahu koq.
i : oh
lli : duduk aja, bu. saya juga pegel-pegel nih, dari kemarin belum tidur.
i : oh iya (sambil terus duduk di kursi pijat). mas dari mana asalnya?
lli : jakarta bu. kalo ibu?
i : bogor
lli : oh ya? saya kesini jg sama temen saya yang dari bogor. ibu sudah berapa hari di sini?
i : baru kemarin sampai. kalo mas sudah dari kapan?
lli : em... di sini sih belum sebulan. tapi saya sudah empat bulan keliling-keliling.
i : oh, lagi dinas luar ya?
lli : dinas luar? ah, enggak. lho, ibu sedang apa disini?
i : ah jalan-jalan aja.
lli : lho, jalan-jalan doank? ngga ibadah?
ibuku mikir, apa di tanah genting ada tempat wisata relijius?
i : maaf ya mas. ibadah apa ya?
lli : (tertawa) ibadah bu. judi, berjudi lha...
i : astagfirullah allazim. judi koq ibadah?
lli : (tertawa) ya gitu deh, bu.
i : jadi empat bulan itu...
lli : ya judi lha, bu. kemarin dari maccau, singapur, ya keliling-keliling lah.
ibuku istighfar lagi.
i : mas selama empat bulan itu maen judi, nggak pulang-pulang?
lli : ya belum. habis, belum menang. malu mau pulang. kemarin saya jadi ngelego escudo saya buat modal lagi.
i : escudo?
lli : iya, saya sudah habis 350 jt belum menang juga.
i : rupiah?
lli : ringgit (jadi kira-kira 700-800 jt rupiah).
ibuku bengong (ngitung-ngitung berapa 350 jt dalam rupiah) terus bengong lagi, terus istighfar lagi.
i : waduh? banyak amat?
lli : (tertawa lagi. mungkin senang juga ketemu ibu-ibu sunda yang lucu. heuheuheu...) saya sih mendingan bu. temen saya tuh, bego banget. dia udah habis... kira-kira kalau rupiah ya... 18 em (milyar) kali ya?
ibuku istighfar sambil ngelus dada, sementara laki-laki itu cuma senyum-senyum aja.
i : waduh, kalau dibuat rumah miskin (maksudnya rss) aja bisa jadi berapa biji ya?
lli : ya jadi banyak bu! (terus tertawa)
i : memangnya keluarga ngga marah?
lli : (tertawa) bu, gini-gini saya sudah berkeluarga lho. anak saya empat. istri sih dulu suka protes, tapi lama-lama cape' dia ngomong terus saya biarin aja.
i : anak-anak tahu?
lli : tahu koq.
mungkin ibuku waktu itu wajahnya jadi demikian imut karena bengong. yang jelas, laki-laki itu jadi tertarik untuk terus ngobrol. tidak lama setelah itu adik dan bibiku datang, disusul kedua teman laki-laki itu yang tadi diceritakan salah satunya berasal dari bogor. ketiga laki-laki itu kemudian berpamitan untuk kembali berjudi.
lepas dari benarnya cerita laki-laki itu, jelas membuat mata ibuku semakin terbuka. di indonesia ini juga ada orang-orang yang duitnya hampir tidak terbatas tapi hidupnya banyak dihabiskan dengan having fun.
well, welcome back to indonesia, mom!
ada satu cerita yang baru saja terjadi beberapa hari ke belakang (sebelum saya menulis blog ini) ketika ibu, adik dan bibiku berwisata ke melaka (malaysia). peristiwa ini semakin menambah penilaianku terhadap ibuku yang suka rada-rada unik (hampura, mih... he he he!). beberapa kisah tentang bersih dan rapinya kota kuala lumpur sebenarnya sebuah hal biasa bagi beberapa orang yang baru pertama kali ke sebuah kota besar di luar negeri (biasanya kalau sudah pernah ke tempat itu sebelumnya, meski di luar negeri, penilaian itu sedikit berkurang). peristiwa itu terjadi di hari kedua ibu, adik dan bibiku berada di kuala lumpur.
ibu dan adikku diajak bibiku ke suatu tempat dengan mengendarai (lebih tepat "menaiki") skyway (kereta gantung). tentu saja ibu dan adikku tertarik karena diceritakan sebelumnya oleh bibiku bahwa tempat itu indah sekali.
"ibu sama neneng (adikku) naik skyway sampai tinggi sekali. uh, lebih tinggi dari puncak (bogor) kaya'nya. ibu tuh sampai ngga berani ngeliat ke bawah! padahal pemandangannya indah sekali."
sebenarnya aku sempat berfikir saat itu. ada 2 hal yang mengacu pada satu tempat yang terkenal di malaysia : skyway dan puncak (dataran tinggi). tempat itu bernama...
"tanah genting. ibu pikir, tanahnya mungkin dulu suka dipakai untuk genting atau memang tanahnya genting (gersang; berbahaya; dst.)"
wedew? ternyata bener, ibuku ke tanah genting. tapi jangan-jangan ibuku...
"nggak tahu itu tempat apa. ibu kira tempat wisata seperti puncak tapi ada ancolnya (maksudnya mungkin wahana-wahana dunia fantasi, hotel, dst.). cuma koq banyak orang bawa-bawa kopor, taunya mereka itu ke sana pada mau..."
"judi" aku menyambung.
"lho, koq kamu tahu?"
wedew? masa nggak tahu?
"iya, disana tuh seperti las vegas aja. banyak orang indo (indonesia, bukan indo blasteran...) lho! waktu dibilang orang-orang yang bawa kopor itu isinya duit semua, ibu ngga percaya. tapi pas ngeliat mereka ke kasir (maksudnya penukaran koin untuk berjudi.), eh beneran! isinya duit semua!"
tentu saja bibiku bukan mau mengajak ibuku maen judi di tanah genting. lebih karena tempat itu memang indah. tapi lucu juga mungkin ngebayangin ibuku seorang wanita sunda berkerudung maen poker di tanah genting (ampun, mih! hampuraaa... ngan heureuy hungkul!).
"nah, waktu itu khan ibu udah cape. jadi waktu neneng dan bibi kamu nyari coklat, ibu nunggu di deket kursi pijat. ibu pikir khan, enak juga kali lagi pegel trus dipijitin. tapi ibu ngga tahu dimana beli koinnya (ibuku kira seperti kursi pijat yang sering disewakan di beberapa mall di negara kita). terus di kursi sebelahnya ada laki-laki ngeliatin aja. cakep lho!"
ini percakapan ibuku dan laki-laki itu:
laki-laki itu (lli) : duduk aja bu, disini. enggak bayar koq!
ibuku (i) : lho, situ orang indonesia ya?
lli : iya. ibu juga khan? saya tahu koq.
i : oh
lli : duduk aja, bu. saya juga pegel-pegel nih, dari kemarin belum tidur.
i : oh iya (sambil terus duduk di kursi pijat). mas dari mana asalnya?
lli : jakarta bu. kalo ibu?
i : bogor
lli : oh ya? saya kesini jg sama temen saya yang dari bogor. ibu sudah berapa hari di sini?
i : baru kemarin sampai. kalo mas sudah dari kapan?
lli : em... di sini sih belum sebulan. tapi saya sudah empat bulan keliling-keliling.
i : oh, lagi dinas luar ya?
lli : dinas luar? ah, enggak. lho, ibu sedang apa disini?
i : ah jalan-jalan aja.
lli : lho, jalan-jalan doank? ngga ibadah?
ibuku mikir, apa di tanah genting ada tempat wisata relijius?
i : maaf ya mas. ibadah apa ya?
lli : (tertawa) ibadah bu. judi, berjudi lha...
i : astagfirullah allazim. judi koq ibadah?
lli : (tertawa) ya gitu deh, bu.
i : jadi empat bulan itu...
lli : ya judi lha, bu. kemarin dari maccau, singapur, ya keliling-keliling lah.
ibuku istighfar lagi.
i : mas selama empat bulan itu maen judi, nggak pulang-pulang?
lli : ya belum. habis, belum menang. malu mau pulang. kemarin saya jadi ngelego escudo saya buat modal lagi.
i : escudo?
lli : iya, saya sudah habis 350 jt belum menang juga.
i : rupiah?
lli : ringgit (jadi kira-kira 700-800 jt rupiah).
ibuku bengong (ngitung-ngitung berapa 350 jt dalam rupiah) terus bengong lagi, terus istighfar lagi.
i : waduh? banyak amat?
lli : (tertawa lagi. mungkin senang juga ketemu ibu-ibu sunda yang lucu. heuheuheu...) saya sih mendingan bu. temen saya tuh, bego banget. dia udah habis... kira-kira kalau rupiah ya... 18 em (milyar) kali ya?
ibuku istighfar sambil ngelus dada, sementara laki-laki itu cuma senyum-senyum aja.
i : waduh, kalau dibuat rumah miskin (maksudnya rss) aja bisa jadi berapa biji ya?
lli : ya jadi banyak bu! (terus tertawa)
i : memangnya keluarga ngga marah?
lli : (tertawa) bu, gini-gini saya sudah berkeluarga lho. anak saya empat. istri sih dulu suka protes, tapi lama-lama cape' dia ngomong terus saya biarin aja.
i : anak-anak tahu?
lli : tahu koq.
mungkin ibuku waktu itu wajahnya jadi demikian imut karena bengong. yang jelas, laki-laki itu jadi tertarik untuk terus ngobrol. tidak lama setelah itu adik dan bibiku datang, disusul kedua teman laki-laki itu yang tadi diceritakan salah satunya berasal dari bogor. ketiga laki-laki itu kemudian berpamitan untuk kembali berjudi.
lepas dari benarnya cerita laki-laki itu, jelas membuat mata ibuku semakin terbuka. di indonesia ini juga ada orang-orang yang duitnya hampir tidak terbatas tapi hidupnya banyak dihabiskan dengan having fun.
well, welcome back to indonesia, mom!
Wednesday, December 14, 2005
uhm.... (beberapa menit bersama achep)
"jam berapa ya sekarang ?"
(melirik arloji)
"hoh, jam 1/2 dua..."
(bengong sambil melihat jalanan yang sepi)
"chep, yg jualan rokok di depan masih buka ga sih?"
achep : "ya masih lah, 24 jam!"
(manggut-manggut)
(menghela nafas)
(garuk-garuk kepala)
(menghela nafas lagi)
(ngecek friendster)
(ngintip friendster temen-temen)
(menghela nafas lebih panjang)
"chep, titip bentar yah? gw mo keluar dulu."
achep : "yo"
(meninggalkan komputer dalam keadaan nyala ke luar ruangan)
(menghirup udara malam)
(berjalan ke warung rokok)
(beli rokok)
(ngidupin rokok)
(kembali ke komputer)
(melirik arloji)
"hoh, jam 1/2 dua..."
(bengong sambil melihat jalanan yang sepi)
"chep, yg jualan rokok di depan masih buka ga sih?"
achep : "ya masih lah, 24 jam!"
(manggut-manggut)
(menghela nafas)
(garuk-garuk kepala)
(menghela nafas lagi)
(ngecek friendster)
(ngintip friendster temen-temen)
(menghela nafas lebih panjang)
"chep, titip bentar yah? gw mo keluar dulu."
achep : "yo"
(meninggalkan komputer dalam keadaan nyala ke luar ruangan)
(menghirup udara malam)
(berjalan ke warung rokok)
(beli rokok)
(ngidupin rokok)
(kembali ke komputer)
ban bocor
ban bocor saat mengendarai motor? mungkin pernah dialami sebagian orang terutama yang banyak menghabiskan waktunya di atas kendaraan bermotor roda dua ini. well, sekedar cerita saja, belum pernah selama hidup saya mengalami ban motor gembos sampai dua kali dalam satu hari. tanpa persiapan uang sepeserpun selain recehan senilai total nope'!!! berdua temen saya, kami berjalan sekitar 6 km (tentu saja sambil mendorong motor! masa diangkat? yang enggak-enggak aja! tapi, alhamdulillah, ada orang lain yang pernah lebih jauh dari itu) pada minggu jam 2 dini hari. setelah meninggalkan motor di tukang tambal ban, kami segera ke tempat biasa nongkrong yang buka 24 jam. untungnya tidak begitu jauh, hanya 500m. sesampainya disana kami langsung malakin temen-temen supaya mau memberikan 'pinjaman' (yang sebenarnya semua juga tahu kami agak kurang berniat akan membayarnya) untuk membayar tukang tambal ban. kami juga meminjam motor temen kami untuk kembali ke tukang tambal ban. selesai, bayar 7000 perak karena bocornya 2 lubang (paku sialan itu nembus hingga ke sisi lain dari ban). kami kembali ke tempat nongkrong setelahnya.
early in the morning, while all birds preparing for their pretty songs, kami beranjak keluar tempat nongkrong untuk pulang. you're right! ban motor kesayangan saya itu gembos lagi! whatta hell, saya telpon orang rumah untuk membantu saya. bantuan datang dan saya kembali ke tukang tambal ban (tapi beda lagi tukang tambal dengan yang sebelumnya karena tukang tambal ban tersebut ternyata tukang tambal ban keliling yang cuma ada di malam hari!) tak jauh dari situ. mungkin cuma 100 meteran. ketika diperiksa, ternyata ada 5 lubang di ban dalam saya. usut punya usut, ternyata tukang tambal ban sebelumnya salah memasang ban dalam sehingga terjepit pelek. bagus! akhirnya saya harus ganti ban dalam, itu pun bekas. akhirnya saya pulang.
pengalaman saya itu jadi cerita seru di rumah. dan yang lebih seru adalah ketika siangnya saya mau pakai motor saya, sudah gembos lagi...
lho, ternyata 3 kali donk dalam sehari???
life is wonderful!!!
early in the morning, while all birds preparing for their pretty songs, kami beranjak keluar tempat nongkrong untuk pulang. you're right! ban motor kesayangan saya itu gembos lagi! whatta hell, saya telpon orang rumah untuk membantu saya. bantuan datang dan saya kembali ke tukang tambal ban (tapi beda lagi tukang tambal dengan yang sebelumnya karena tukang tambal ban tersebut ternyata tukang tambal ban keliling yang cuma ada di malam hari!) tak jauh dari situ. mungkin cuma 100 meteran. ketika diperiksa, ternyata ada 5 lubang di ban dalam saya. usut punya usut, ternyata tukang tambal ban sebelumnya salah memasang ban dalam sehingga terjepit pelek. bagus! akhirnya saya harus ganti ban dalam, itu pun bekas. akhirnya saya pulang.
pengalaman saya itu jadi cerita seru di rumah. dan yang lebih seru adalah ketika siangnya saya mau pakai motor saya, sudah gembos lagi...
lho, ternyata 3 kali donk dalam sehari???
life is wonderful!!!
Saturday, December 10, 2005
what have i done ???
ever imagine that i'll do the same sin. is it a sin? deep in my heart, it is. but as a fighter, i'll bet it must be a hardy tough struggle. thus, in a very stucked moment, i have to do this. God help me. it will never be the same me anymore. this is a brand new me. my chosen path.
a dark path to fight against darkness...
a dark path to fight against darkness...
Thursday, December 08, 2005
sometimes we do need it : HAVE FUN THRU THE NIGHT ! ! !
seorang teman berkata saat kami sedang berada di dalam sebuah mobil yang berjalan santai saat matahari sudah sembunyi sejak 8 jam sebelumnya,
"iiih! coba ngga ada pagi hari ya? pengennya gw, malem terus!"
mungkin terdengar agak keterlaluan. bagaimana mungkin menolak sebuah benda planet pusat tata surya kita yang dirindukan banyak orang setiap hari? yang memberi energi bagi seluruh mahluk hidup? yang menerangi bumi sehingga terlihat jelas apa yang ada di atasnya?
tapi mau tidak mau aku mempunyai keinginan yang hampir sama. entah sejak kapan, aku sering benci ketika mengetahui siang telah datang. kalau boleh memilih, setelah pagi langsung maghrib saja! jelas hal itu tidak mungkin. perasaanku akan hal itu membuat diriku lebih banyak aktif pada malam hari. dan yang paling kuinginkan jelas : bersenang-senang di malam hari!
manusia memang suka aneh, daripada mengembalikan stamina dengan istirahat setelah kepenatan dan tekanan mental menghantui kesehariannya, mereka justru menghabiskan lebih banyak lagi dengan bersenang-senang di malam hari. aku termasuk sebagian dari kelompok manusia itu.
mmm... sepertinya terlalu membosankan kalau blog ini kebanyakan tulisan. sebagai gambaran yang kuceritakan sebelumnya, di bawah ini ada beberapa foto yang bisa lebih menjelaskan. aku sengaja mengeditnya ke mode sephia supaya lebih terlihat seperti sesuatu yang layak dikenang!

komen : ekspresif!

komen : salah satu dari mereka memiliki kelebihan yang mengagumkan...

komen : cuma ingin memastikan kalau satu dari mereka yang membuatku kagum!

komen : pose sebelum pulang

komen : tebak, yang mana diantara mereka adalah penulis blog ini?

komen : mohon jangan salah artikan, atau kalian akan tersesat...

komen : yeah! yeah! yeaaah! u all are right! i lie about picture no.5! this is me!

komen : pose terakhir sebelum menikmati malam
"iiih! coba ngga ada pagi hari ya? pengennya gw, malem terus!"
mungkin terdengar agak keterlaluan. bagaimana mungkin menolak sebuah benda planet pusat tata surya kita yang dirindukan banyak orang setiap hari? yang memberi energi bagi seluruh mahluk hidup? yang menerangi bumi sehingga terlihat jelas apa yang ada di atasnya?
tapi mau tidak mau aku mempunyai keinginan yang hampir sama. entah sejak kapan, aku sering benci ketika mengetahui siang telah datang. kalau boleh memilih, setelah pagi langsung maghrib saja! jelas hal itu tidak mungkin. perasaanku akan hal itu membuat diriku lebih banyak aktif pada malam hari. dan yang paling kuinginkan jelas : bersenang-senang di malam hari!
manusia memang suka aneh, daripada mengembalikan stamina dengan istirahat setelah kepenatan dan tekanan mental menghantui kesehariannya, mereka justru menghabiskan lebih banyak lagi dengan bersenang-senang di malam hari. aku termasuk sebagian dari kelompok manusia itu.
mmm... sepertinya terlalu membosankan kalau blog ini kebanyakan tulisan. sebagai gambaran yang kuceritakan sebelumnya, di bawah ini ada beberapa foto yang bisa lebih menjelaskan. aku sengaja mengeditnya ke mode sephia supaya lebih terlihat seperti sesuatu yang layak dikenang!

komen : ekspresif!

komen : salah satu dari mereka memiliki kelebihan yang mengagumkan...

komen : cuma ingin memastikan kalau satu dari mereka yang membuatku kagum!

komen : pose sebelum pulang

komen : tebak, yang mana diantara mereka adalah penulis blog ini?

komen : mohon jangan salah artikan, atau kalian akan tersesat...

komen : yeah! yeah! yeaaah! u all are right! i lie about picture no.5! this is me!

komen : pose terakhir sebelum menikmati malam
the seven wonder of stevie wonder
"Lately"
Lately, I have had the strangest feeling
With no vivid reason here to find
Yet the thought of losing you's been hanging
'round my mind
Far more frequently you're wearing perfume
With you say no special place to go
But when I ask will you be coming back soon
You don't know, never know
Well, I'm a man of many wishes
Hope my premonition misses
But what I really feel my eyes won't let me hide
‘Cause they always start to cry
‘Cause this time could mean goodbye
Lately I've been staring in the mirror
Very slowly picking me apart
Trying to tell myself I have no reason
with your heart
Just the other night while you were sleeping
I vaguely heard you whisper someone's name
But when I ask you of the thoughts your keeping
You just say nothing's changed
Well, I'm a man of many wishes
I hope my premonition misses
But what I really feel my eyes won't let me hide
‘Cause they always start to cry
‘Cause this time could mean goodbye, goodbye
---
"That's What Friends Are For"
Verse 1
And I
Never thought I'd feel this way
And as far as I'm concerned I'm glad I got the chance to say
That I do believe I love you
And if I should ever go away
Well then close your eyes and try to feel the way we do today
And than if you can't remember.....
Chorus
Keep smilin'
Keep shinin'
Knowin' you can always count on me
for sure
that's what friends are for
In good times
And bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for
Verse 2
Well you came and open me
And now there's so much more I see
And so by the way I thank you....
Ohhh and then
For the times when we're apart
Well just close your eyes and know
These words are comming from my heart
And then if you can't remember....Ohhhhh
(Repeat chorus 3x)
(Stevie talking)
Mmmhmm thats what friends are for mmmhmm yea
---
"Overjoyed"
Over time, I've building my castle of love
Just for two, though you never knew you were my reason
I've gone much too far for you now to say
That I've got to throw my castle away
Over dreams, I have picked out a perfect come true
Though you never knew it was of you I've been dreaming
The sandman has come from too far away
For you to say come back some other day
And though you don't believe that they do
They do come true
For did my dreams
Come true when I looked at you
And maybe too, if you would believe
You too might be
Overjoyed, over loved, over me
Over hearts, I have painfully turned every stone
Just to find, I had found what I've searched to discover
I've come much too far for me now to find
The love that I've sought can never be mine
And though you don't believe that they do
They do come true
For did my dreams
Come true when I looked at you
And maybe too, if you would believe
You too might be
Overjoyed, over loved, over me
And though the odds say improbable
What do they know
For in romance
All true love needs is a chance
And maybe with a chance you will find
You too like I
Overjoyed, over loved, over you, over you
---
"Ebony and Ivory"
Ebony And Ivory Live Together In Perfect Harmony
Side By Side On My Piano Keyboard, Oh Lord, Why Don't We?
We All Know That People Are The Same Where Ever We Go
There Is Good And Bad In Ev'ryone,
We Learn To Live, We Learn To Give
Each Other What We Need To Survive Together Alive.
Ebony And Ivory Live Together In Perfect Harmony
Side By Side On My Piano Keyboard, Oh Lord Why Don't We?
Ebony, Ivory Living In Perfect Harmony
Ebony, Ivory, Ooh
We All Know That People Are The Same Where Ever We Go
There Is Good And Bad In Ev'ryone,
We Learn To Live, We Learn To Give
Each Other What We Need To Survive Together Alive.
Ebony And Ivory Live Together In Perfect Harmony
Side By Side On My Piano Keyboard, Oh Lord Why Don't We?
Ebony, Ivory Living In Perfect Harmony (Repeat And Fade)
---
"For Your Love"
All the gold in all the world
Is nothing to posses
If all the night that it can bring
Can't add up to one ounce of your happiness
Refrain:
And for your love I would do anything
Just to see the smile upon your face
For your love i would go anywhere
Just you tell me and I'll be right there
A diamond that shines
Like a star in the sky
Is nothing to behold
For miniscule is any light
If it can't like you brighten up my soul
Refrain:
I could have never fathomed this
Such joy
love and tenderness
That you give to me
For the love I feel inside
It's so wonderful I can't hide
And i glow
I glow
With just the thought of you
I do
I do
I do
I do
I do
I do
(Refrain)
---
"I Just Called To Say I Love You"
No New Year's Day to celebrate
No chocolate covered candy hearts to give away
No first of spring
No song to sing
In fact here's just another ordinary day
No April rain
No flowers bloom
No wedding Saturday within the month of June
But what it is, is something true
Made up of these three words that I must say to you
I just called to say I love you
I just called to say how much I care
I just called to say I love you
And I mean it from the bottom of my heart
No summer's high
No warm July
No harvest moon to light one tender August night
No autumn breeze
No falling leaves
Not even time for birds to fly to southern skies
No Libra sun
No Halloween
No giving thanks to all the Christmas joy you bring
But what it is, though old so new
To fill your heart like no three words could ever do
I just called to say I love you
I just called to say how much I care, I do
I just called to say I love you
And I mean it from the bottom of my heart
I just called to say I love you
I just called to say how much I care, I do
I just called to say I love you
And I mean it from the bottom of my heart, of my heart,
of my heart
I just called to say I love you
I just called to say how much I care, I do
I just called to say I love you
And I mean it from the bottom of my heart, of my heart,
baby of my heart
---
"We Can Work It Out"
Try to see it my way,
Do I have to keep on talking till I can't go on?
While you see it your way,
Run the risk of knowing that our love may soon be gone.
We can work it out,
We can work it out.
Think of what you're saying.
You can get it wrong and still you think that it's alright.
Think of what I'm saying,
We can work it out and get it straight, or say good night.
We can work it out,
We can work it out.
Life is very short, and there's no time
For fussing and fighting, my friend.
I have always thought that it's a crime,
So I will ask you once again.
Try to see it my way,
Only time will tell if I am right or I am wrong.
While you see it your way
There's a chance that we may fall apart before too long.
We can work it out,
We can work it out.
Life is very short, and there's no time
For fussing and fighting, my friend.
I have always thought that it's a crime,
So I will ask you once again.
Try to see it my way,
Only time will tell if I am right or I am wrong.
While you see it your way
There's a chance that we may fall apart before too long.
We can work it out,
We can work it out
---
For her who'd makes me remember of Stevie Wonder
Lately, I have had the strangest feeling
With no vivid reason here to find
Yet the thought of losing you's been hanging
'round my mind
Far more frequently you're wearing perfume
With you say no special place to go
But when I ask will you be coming back soon
You don't know, never know
Well, I'm a man of many wishes
Hope my premonition misses
But what I really feel my eyes won't let me hide
‘Cause they always start to cry
‘Cause this time could mean goodbye
Lately I've been staring in the mirror
Very slowly picking me apart
Trying to tell myself I have no reason
with your heart
Just the other night while you were sleeping
I vaguely heard you whisper someone's name
But when I ask you of the thoughts your keeping
You just say nothing's changed
Well, I'm a man of many wishes
I hope my premonition misses
But what I really feel my eyes won't let me hide
‘Cause they always start to cry
‘Cause this time could mean goodbye, goodbye
---
"That's What Friends Are For"
Verse 1
And I
Never thought I'd feel this way
And as far as I'm concerned I'm glad I got the chance to say
That I do believe I love you
And if I should ever go away
Well then close your eyes and try to feel the way we do today
And than if you can't remember.....
Chorus
Keep smilin'
Keep shinin'
Knowin' you can always count on me
for sure
that's what friends are for
In good times
And bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for
Verse 2
Well you came and open me
And now there's so much more I see
And so by the way I thank you....
Ohhh and then
For the times when we're apart
Well just close your eyes and know
These words are comming from my heart
And then if you can't remember....Ohhhhh
(Repeat chorus 3x)
(Stevie talking)
Mmmhmm thats what friends are for mmmhmm yea
---
"Overjoyed"
Over time, I've building my castle of love
Just for two, though you never knew you were my reason
I've gone much too far for you now to say
That I've got to throw my castle away
Over dreams, I have picked out a perfect come true
Though you never knew it was of you I've been dreaming
The sandman has come from too far away
For you to say come back some other day
And though you don't believe that they do
They do come true
For did my dreams
Come true when I looked at you
And maybe too, if you would believe
You too might be
Overjoyed, over loved, over me
Over hearts, I have painfully turned every stone
Just to find, I had found what I've searched to discover
I've come much too far for me now to find
The love that I've sought can never be mine
And though you don't believe that they do
They do come true
For did my dreams
Come true when I looked at you
And maybe too, if you would believe
You too might be
Overjoyed, over loved, over me
And though the odds say improbable
What do they know
For in romance
All true love needs is a chance
And maybe with a chance you will find
You too like I
Overjoyed, over loved, over you, over you
---
"Ebony and Ivory"
Ebony And Ivory Live Together In Perfect Harmony
Side By Side On My Piano Keyboard, Oh Lord, Why Don't We?
We All Know That People Are The Same Where Ever We Go
There Is Good And Bad In Ev'ryone,
We Learn To Live, We Learn To Give
Each Other What We Need To Survive Together Alive.
Ebony And Ivory Live Together In Perfect Harmony
Side By Side On My Piano Keyboard, Oh Lord Why Don't We?
Ebony, Ivory Living In Perfect Harmony
Ebony, Ivory, Ooh
We All Know That People Are The Same Where Ever We Go
There Is Good And Bad In Ev'ryone,
We Learn To Live, We Learn To Give
Each Other What We Need To Survive Together Alive.
Ebony And Ivory Live Together In Perfect Harmony
Side By Side On My Piano Keyboard, Oh Lord Why Don't We?
Ebony, Ivory Living In Perfect Harmony (Repeat And Fade)
---
"For Your Love"
All the gold in all the world
Is nothing to posses
If all the night that it can bring
Can't add up to one ounce of your happiness
Refrain:
And for your love I would do anything
Just to see the smile upon your face
For your love i would go anywhere
Just you tell me and I'll be right there
A diamond that shines
Like a star in the sky
Is nothing to behold
For miniscule is any light
If it can't like you brighten up my soul
Refrain:
I could have never fathomed this
Such joy
love and tenderness
That you give to me
For the love I feel inside
It's so wonderful I can't hide
And i glow
I glow
With just the thought of you
I do
I do
I do
I do
I do
I do
(Refrain)
---
"I Just Called To Say I Love You"
No New Year's Day to celebrate
No chocolate covered candy hearts to give away
No first of spring
No song to sing
In fact here's just another ordinary day
No April rain
No flowers bloom
No wedding Saturday within the month of June
But what it is, is something true
Made up of these three words that I must say to you
I just called to say I love you
I just called to say how much I care
I just called to say I love you
And I mean it from the bottom of my heart
No summer's high
No warm July
No harvest moon to light one tender August night
No autumn breeze
No falling leaves
Not even time for birds to fly to southern skies
No Libra sun
No Halloween
No giving thanks to all the Christmas joy you bring
But what it is, though old so new
To fill your heart like no three words could ever do
I just called to say I love you
I just called to say how much I care, I do
I just called to say I love you
And I mean it from the bottom of my heart
I just called to say I love you
I just called to say how much I care, I do
I just called to say I love you
And I mean it from the bottom of my heart, of my heart,
of my heart
I just called to say I love you
I just called to say how much I care, I do
I just called to say I love you
And I mean it from the bottom of my heart, of my heart,
baby of my heart
---
"We Can Work It Out"
Try to see it my way,
Do I have to keep on talking till I can't go on?
While you see it your way,
Run the risk of knowing that our love may soon be gone.
We can work it out,
We can work it out.
Think of what you're saying.
You can get it wrong and still you think that it's alright.
Think of what I'm saying,
We can work it out and get it straight, or say good night.
We can work it out,
We can work it out.
Life is very short, and there's no time
For fussing and fighting, my friend.
I have always thought that it's a crime,
So I will ask you once again.
Try to see it my way,
Only time will tell if I am right or I am wrong.
While you see it your way
There's a chance that we may fall apart before too long.
We can work it out,
We can work it out.
Life is very short, and there's no time
For fussing and fighting, my friend.
I have always thought that it's a crime,
So I will ask you once again.
Try to see it my way,
Only time will tell if I am right or I am wrong.
While you see it your way
There's a chance that we may fall apart before too long.
We can work it out,
We can work it out
---
For her who'd makes me remember of Stevie Wonder
pembohong paling munafik
"aku tidak begitu semangat untuk menemuimu. toh tidak ada yang istimewa. ketika seorang teman menyebut namamu, aku cuma menanyakan kabar darinya. yang sepertinya masih terlalu biasa. tapi daripada keliling kota metropolis di akhir minggu hanya dengan 2 orang teman yang 'batangan' semua? lumayanlah. paling2 cuma mendengar celotehan cewek2 abg yang seringkali membuatku muak dan ingin muntah. sumpah! kamu, dia, mereka, semua sama saja kan? sama sekali tidak ada yang istimewa!
melewati jalanan yang dipenuhi sinar lampu2 kota berwarna-warni, aku lebih memfokuskan mataku pada lalu lintas yang berseliweran saling mendahului. meskipun aku sedikit nyasar, tapi itu lebih kepada aku lupa kemana arah tujuanku. aku juga manusia biasa yang punya sifat lupa...
sebuah obrolan di bawah tebaran bintang-bintang semrawut dan bulan yang seperti mengejek langsung kepadaku. beberapa gelas kosong yang entah untuk apa ditenggak habis isinya. sebuah bong bohongan yang norak. canda2 garing yang rasanya terlalu basi untuk dibicarakan. sama sekali tidak ada yang istimewa!
aku tidak peduli kamu duduk sama siapa, ngobrol sama siapa, mendengar ucapanku atau tidak, bercengkrama tentang apa, bagus atau tidak kalau difoto, mati atau hidup..., bukan urusanku! kamu ya kamu, aku punya kehidupan sendiri yang terlalu berharga untuk dijual murah.
jangan berbasa-basi denganku! adalah lebih baik kamu ungkapkan dengan jujur kalau laki2 yang phobia sama kecoa ini tak lebih bernilai dari seekor kecoa itu sendiri. diinjak kaki bersepatu bot atau dikeprak pakai gulungan koran 'lampu merah' bekas, sama sensasinya. hambar...
jadi ketika aku tahu kamu tidak bisa pergi malam itu, aku tidak peduli. jalanku untuk kembali masih jauh, masih butuh 4 jam lagi dengan kendaraan pribadi. dan malam sudah terlalu larut, padahal aku masih harus mampir ke suatu tempat. kamu lagi apa di rumah, kamu kecewa tidak bisa menikmati lagu2 r&b live, apa yang bisa terjadi kalau kamu ada, semuanya tidak akan menambah kesenangan di malam itu. tidak ada yang istimewa.
tidak ada sama sekali!!!"
sampai disini mungkin hatimu cukup panas dan menambah lebih dari satu lagi alasan untuk memastikan apa yang telah kamu lakukan. hanya saja kamu ingat2 lagi, apa judul posting ini. tapi, kupikir adalah tidak adil bagi orang lain yang kurang bisa mengerti jalan pikiranku. daripada membedah tengkorak mereka dan memasangnya dengan elektrode2 peningkat kemampuan daya pikir, sebaiknya kuterjemahkan seperti apa yang seharusnya diberi judul "kepolosan paling lugu" :
"aku begitu bersemangat bisa kembali, meski kemungkinan untuk bisa menemuimu hanya 1 diantara seribu. kuketikkan nomormu di ponsel temanku dan menyuruhnya mendial. sungguh sebuah seurprise mengetahui kesediaanmu bersama yang lain untuk bertemu (meski sempat kupikir itu karena ketidaktahuanmu akan kedatanganku?). mungkin hanya sebuah pertemuan biasa, tapi setiap detik begitu istimewa. aku tidak mengharapkan banyak waktu, cukup beberapa detik asalkan ekspresi yang kulihat selama ini di foto benar2 nyata dimiliki seseorang yang ada di hadapanku. bisa kuhirup wanginya, bisa kusentuh kulitnya, bisa kubelai rambutnya, meski mungkin juga aku tidak mempunyai izin untuk itu.
kaca spion bukan cuma berfungsi mengawasi kendaraan di belakangmu, tapi juga penumpang yang duduk menyertaimu. dan hal itu lebih mudah dilakukan daripada mencuri pandang saat duduk berhadapan, akan lebih mudah tertangkap basah. tapi keterlaluan juga kalau bahan bakar kendaraan habis cuma untuk sedikit momen melihat wajah dari pantulan kaca spion. aku harus menghentikan bualan tentang 'ups-sepertinya-gw-gak-tau-kita-ada-dimana' atau 'lho-koq-sudah-ada-di-blok-m-lagi'.
mungkin bagimu terlalu sentimentil menikmati malam dibawah taburan bintang dihiasi ornamen2 dan aksesoris2 yang berkelap-kelip. apalagi bisa duduk menikmati absolute vodka dan marlboro. bagimu mungkin hal biasa, tapi menyaksikanmu melakukannya adalah hal yang istimewa. meski supaya tidak terlalu kutunjukkan hal itu, kubentengi diriku selayaknya laki2 yang menyebalkan, angkuh, sombong, tinggi hati dan melecehkan derajat perempuan!!!
kupikir aku berhasil, tapi tak bisa kumenafikan diriku dan Tuhan kalau aku begitu menyesalinya. aku begitu takut untuk meminta (selain sebuah suruhan yang terdengar seperti tidak peduli apa jawaban darimu). aku terlalu cemburu untuk melihatmu bersama temanku (meski lirikan mata seorang berkacamata hampir selalu bisa tersembunyikan saat membalasnya dengan mengakrabkan diri dengan temanmu).
buah dari hasil semua itu adalah mencoba menyepelekan kata2 standarmu dan senyuman mirismu. bagaimanapun, aku menganggapnya istimewa meski mungkin nilainya jauh dari itu. meski hanya sesaat saja kamu duduk disampingku, aku cukup merasa seperti remaja yang pertama kali bersentuhan dengan perempuan (ekspresiku seperti tidak ambil peduli).
saat datang malam terakhir yang sebenarnya tidak perlu ada, aku menunggumu. aku tahu kamu tidak akan datang. tapi aku tidak bisa bohong kalau harapanku untuk sekali lagi melihat hidung mancungmu, telah hilang. semua orang menertawakanku, dan aku sadar kalau mereka benar.
keterlaluan mungkin bila kukatakan bukan lamanya waktu bisa bertemu denganmu, tapi 'ada'-nya kesempatan untuk menghirup aroma tubuhmu yang samar menggelitiki. aku (harus) sudah cukup puas untuk itu.
bagaimanapun, kamu begitu istimewa.
meski kamu bukan milikku..."
cukup jelaskah?
apa aku salah?
dengan mengatasnamakan Tuhan, beranikah kamu ungkapkan dengan jujur dan terbuka?
melewati jalanan yang dipenuhi sinar lampu2 kota berwarna-warni, aku lebih memfokuskan mataku pada lalu lintas yang berseliweran saling mendahului. meskipun aku sedikit nyasar, tapi itu lebih kepada aku lupa kemana arah tujuanku. aku juga manusia biasa yang punya sifat lupa...
sebuah obrolan di bawah tebaran bintang-bintang semrawut dan bulan yang seperti mengejek langsung kepadaku. beberapa gelas kosong yang entah untuk apa ditenggak habis isinya. sebuah bong bohongan yang norak. canda2 garing yang rasanya terlalu basi untuk dibicarakan. sama sekali tidak ada yang istimewa!
aku tidak peduli kamu duduk sama siapa, ngobrol sama siapa, mendengar ucapanku atau tidak, bercengkrama tentang apa, bagus atau tidak kalau difoto, mati atau hidup..., bukan urusanku! kamu ya kamu, aku punya kehidupan sendiri yang terlalu berharga untuk dijual murah.
jangan berbasa-basi denganku! adalah lebih baik kamu ungkapkan dengan jujur kalau laki2 yang phobia sama kecoa ini tak lebih bernilai dari seekor kecoa itu sendiri. diinjak kaki bersepatu bot atau dikeprak pakai gulungan koran 'lampu merah' bekas, sama sensasinya. hambar...
jadi ketika aku tahu kamu tidak bisa pergi malam itu, aku tidak peduli. jalanku untuk kembali masih jauh, masih butuh 4 jam lagi dengan kendaraan pribadi. dan malam sudah terlalu larut, padahal aku masih harus mampir ke suatu tempat. kamu lagi apa di rumah, kamu kecewa tidak bisa menikmati lagu2 r&b live, apa yang bisa terjadi kalau kamu ada, semuanya tidak akan menambah kesenangan di malam itu. tidak ada yang istimewa.
tidak ada sama sekali!!!"
sampai disini mungkin hatimu cukup panas dan menambah lebih dari satu lagi alasan untuk memastikan apa yang telah kamu lakukan. hanya saja kamu ingat2 lagi, apa judul posting ini. tapi, kupikir adalah tidak adil bagi orang lain yang kurang bisa mengerti jalan pikiranku. daripada membedah tengkorak mereka dan memasangnya dengan elektrode2 peningkat kemampuan daya pikir, sebaiknya kuterjemahkan seperti apa yang seharusnya diberi judul "kepolosan paling lugu" :
"aku begitu bersemangat bisa kembali, meski kemungkinan untuk bisa menemuimu hanya 1 diantara seribu. kuketikkan nomormu di ponsel temanku dan menyuruhnya mendial. sungguh sebuah seurprise mengetahui kesediaanmu bersama yang lain untuk bertemu (meski sempat kupikir itu karena ketidaktahuanmu akan kedatanganku?). mungkin hanya sebuah pertemuan biasa, tapi setiap detik begitu istimewa. aku tidak mengharapkan banyak waktu, cukup beberapa detik asalkan ekspresi yang kulihat selama ini di foto benar2 nyata dimiliki seseorang yang ada di hadapanku. bisa kuhirup wanginya, bisa kusentuh kulitnya, bisa kubelai rambutnya, meski mungkin juga aku tidak mempunyai izin untuk itu.
kaca spion bukan cuma berfungsi mengawasi kendaraan di belakangmu, tapi juga penumpang yang duduk menyertaimu. dan hal itu lebih mudah dilakukan daripada mencuri pandang saat duduk berhadapan, akan lebih mudah tertangkap basah. tapi keterlaluan juga kalau bahan bakar kendaraan habis cuma untuk sedikit momen melihat wajah dari pantulan kaca spion. aku harus menghentikan bualan tentang 'ups-sepertinya-gw-gak-tau-kita-ada-dimana' atau 'lho-koq-sudah-ada-di-blok-m-lagi'.
mungkin bagimu terlalu sentimentil menikmati malam dibawah taburan bintang dihiasi ornamen2 dan aksesoris2 yang berkelap-kelip. apalagi bisa duduk menikmati absolute vodka dan marlboro. bagimu mungkin hal biasa, tapi menyaksikanmu melakukannya adalah hal yang istimewa. meski supaya tidak terlalu kutunjukkan hal itu, kubentengi diriku selayaknya laki2 yang menyebalkan, angkuh, sombong, tinggi hati dan melecehkan derajat perempuan!!!
kupikir aku berhasil, tapi tak bisa kumenafikan diriku dan Tuhan kalau aku begitu menyesalinya. aku begitu takut untuk meminta (selain sebuah suruhan yang terdengar seperti tidak peduli apa jawaban darimu). aku terlalu cemburu untuk melihatmu bersama temanku (meski lirikan mata seorang berkacamata hampir selalu bisa tersembunyikan saat membalasnya dengan mengakrabkan diri dengan temanmu).
buah dari hasil semua itu adalah mencoba menyepelekan kata2 standarmu dan senyuman mirismu. bagaimanapun, aku menganggapnya istimewa meski mungkin nilainya jauh dari itu. meski hanya sesaat saja kamu duduk disampingku, aku cukup merasa seperti remaja yang pertama kali bersentuhan dengan perempuan (ekspresiku seperti tidak ambil peduli).
saat datang malam terakhir yang sebenarnya tidak perlu ada, aku menunggumu. aku tahu kamu tidak akan datang. tapi aku tidak bisa bohong kalau harapanku untuk sekali lagi melihat hidung mancungmu, telah hilang. semua orang menertawakanku, dan aku sadar kalau mereka benar.
keterlaluan mungkin bila kukatakan bukan lamanya waktu bisa bertemu denganmu, tapi 'ada'-nya kesempatan untuk menghirup aroma tubuhmu yang samar menggelitiki. aku (harus) sudah cukup puas untuk itu.
bagaimanapun, kamu begitu istimewa.
meski kamu bukan milikku..."
cukup jelaskah?
apa aku salah?
dengan mengatasnamakan Tuhan, beranikah kamu ungkapkan dengan jujur dan terbuka?
Wednesday, December 07, 2005
bukan syair lagu soundtrack "dealova"
sepertinya harus dipahami dengan sudut pandang "orang cacat":
"aku ingin menjadi mimpi indah dalam tidurmu"
meskipun bukan sebuah mimpi indah, andaikan 1 dari tiap 3 malam yang kamu lewatkan dengan tidur bermimpi adalah tentangku, aku cukup terkesan. sekali lagi, meskipun dalam mimpimu itu aku menjadi siluman buaya putih...
"aku ingin menjadi sesuatu yang mungkin bisa kau rindu"
sama, tidak harus seindah itu. cukup kalau ada satu atau dua kilas bayangan figurku di dalam pikiran sadarmu. walaupun itu adalah sebuah kejadian ketika perilakuku membuat perutmu ingin mengeluarkan isinya dari bibir indahmu.
"karena langkah merapuh tanpa dirimu. karena hati tlah lelah..."
sesungguhnya bukan karena langkahku lunglai, atau hatiku yang begitu lemah cepat lelah, tapi karena hatiku masih bisa bersinergi dengan otakku sehingga kerangka subjektivitas masih tetap menjadi panduanku! aku dengan penuh sensitivitas mengerti jelas apa yang kurasakan dan aku dengan penuh tanggung jawab tahu benar apa yang kulakukan.
"aku ingin menjadi sesuatu yang bisa kau sentuh"
aku tidak peduli waktu, karena meski hati penuh gejolak memberontak untuk meminta lebih, tapi otakku sadar bahwa nilai tidak hanya ditentukan kuantitas, tapi juga kualitas. apa artinya ciuman tanpa jawaban dibandingkan getaran hati yang begitu jelas menggelora saat saling menyentuhkan kedua ujung jari kita?
"aku ingin kau tahu bahwa aku selalu memujamu"
ok, aku memang mengagumimu. tapi kukira aku tak akan sampai begitu tinggi memujamu! kuanggap kamu begitu berarti, tapi bukan berarti aku menjadi hamba sahayamu. bukankah kamu sendiri mengerti kalau aku seorang bebas?
"tanpamu sepinya waktu merantai hati"
terkadang aku merasa sepi. tapi sebagai seorang "aku", aku tidak akan selalu merasakannya. karena hatiku tak bisa dirantai olehmu (meski kamu juga tidak sengaja melakukannya.).
"kau seperti nyanyian dalam hatiku yang memanggil rinduku padamu."
be-te-we, sudah sejak 5 tahun lebih aku tidak menggubah lagu. well, hari ini 7 jam yang lalu beberapa kepingan2 partitur mampir di kepalaku saat aku sedang memangku gitar. suatu saat kamu bisa mendengarnya.
"kau seperti udara yang kuhela kau selalu ada"
ada benarnya, ada tidaknya. kamu memang ada dalam hatiku hampir setiap kali kuhembuskan nafasku, bersama beberapa nama2 cantik. bukan berarti aku seorang player, cuma orang bodoh yang kadung terlalu jujur.
"hanya dirimu yang bisa membuatku tenang."
salah besar! bukan cuma kamu! kecuali kamu memfokuskannya pada sosokmu, lalu mempersempit pengertiannya...
"tanpa dirimu aku merasa hilang dan sepi"
apa perlu aku komentari kata2 ini juga? duhai gadis cantik berdagu lancip, aku tahu benar kamu bukan seorang bodoh! aku tidak akan merasa hilang dan tersesat dalam kubangan lumpur tanpa dasar! aku masih punya Tuhan! bila kamu tidak bisa membayangkannya, nilaimu turun 1 poin (yang sepertinya kamu terima dengan senang hati...)!
diluar itu semua, nada yang mengiringinya adalah satu2nya hal yang bisa kuterima sepenuh hati.
"aku ingin menjadi mimpi indah dalam tidurmu"
meskipun bukan sebuah mimpi indah, andaikan 1 dari tiap 3 malam yang kamu lewatkan dengan tidur bermimpi adalah tentangku, aku cukup terkesan. sekali lagi, meskipun dalam mimpimu itu aku menjadi siluman buaya putih...
"aku ingin menjadi sesuatu yang mungkin bisa kau rindu"
sama, tidak harus seindah itu. cukup kalau ada satu atau dua kilas bayangan figurku di dalam pikiran sadarmu. walaupun itu adalah sebuah kejadian ketika perilakuku membuat perutmu ingin mengeluarkan isinya dari bibir indahmu.
"karena langkah merapuh tanpa dirimu. karena hati tlah lelah..."
sesungguhnya bukan karena langkahku lunglai, atau hatiku yang begitu lemah cepat lelah, tapi karena hatiku masih bisa bersinergi dengan otakku sehingga kerangka subjektivitas masih tetap menjadi panduanku! aku dengan penuh sensitivitas mengerti jelas apa yang kurasakan dan aku dengan penuh tanggung jawab tahu benar apa yang kulakukan.
"aku ingin menjadi sesuatu yang bisa kau sentuh"
aku tidak peduli waktu, karena meski hati penuh gejolak memberontak untuk meminta lebih, tapi otakku sadar bahwa nilai tidak hanya ditentukan kuantitas, tapi juga kualitas. apa artinya ciuman tanpa jawaban dibandingkan getaran hati yang begitu jelas menggelora saat saling menyentuhkan kedua ujung jari kita?
"aku ingin kau tahu bahwa aku selalu memujamu"
ok, aku memang mengagumimu. tapi kukira aku tak akan sampai begitu tinggi memujamu! kuanggap kamu begitu berarti, tapi bukan berarti aku menjadi hamba sahayamu. bukankah kamu sendiri mengerti kalau aku seorang bebas?
"tanpamu sepinya waktu merantai hati"
terkadang aku merasa sepi. tapi sebagai seorang "aku", aku tidak akan selalu merasakannya. karena hatiku tak bisa dirantai olehmu (meski kamu juga tidak sengaja melakukannya.).
"kau seperti nyanyian dalam hatiku yang memanggil rinduku padamu."
be-te-we, sudah sejak 5 tahun lebih aku tidak menggubah lagu. well, hari ini 7 jam yang lalu beberapa kepingan2 partitur mampir di kepalaku saat aku sedang memangku gitar. suatu saat kamu bisa mendengarnya.
"kau seperti udara yang kuhela kau selalu ada"
ada benarnya, ada tidaknya. kamu memang ada dalam hatiku hampir setiap kali kuhembuskan nafasku, bersama beberapa nama2 cantik. bukan berarti aku seorang player, cuma orang bodoh yang kadung terlalu jujur.
"hanya dirimu yang bisa membuatku tenang."
salah besar! bukan cuma kamu! kecuali kamu memfokuskannya pada sosokmu, lalu mempersempit pengertiannya...
"tanpa dirimu aku merasa hilang dan sepi"
apa perlu aku komentari kata2 ini juga? duhai gadis cantik berdagu lancip, aku tahu benar kamu bukan seorang bodoh! aku tidak akan merasa hilang dan tersesat dalam kubangan lumpur tanpa dasar! aku masih punya Tuhan! bila kamu tidak bisa membayangkannya, nilaimu turun 1 poin (yang sepertinya kamu terima dengan senang hati...)!
diluar itu semua, nada yang mengiringinya adalah satu2nya hal yang bisa kuterima sepenuh hati.
Thursday, December 01, 2005
same blood same sense
terbangun di pagi yang hangat. menatapmu bernafas cepat (yang membuatku ragu apakah kamu masih dibuai mimpi atau terjaga). membelai dan merapikan rambutmu yang basah oleh keringat (beberapa helai darinya yang membangunkanku dari tidur). sebuah kecupan selamat pagi kusentuhkan lembut di dahimu. ketika kamu mengubah posisi tidur (atau sekedar berbaring?), aku sudah duduk di pinggir kasur single tanpa tempat tidur sambil menyalakan sebatang rokok.
"panas banget sih?" katamu tiba-tiba
oh, ternyata kamu memang sudah bangun
"bukain jendelanya donk"
aku bangun dan memenuhi permintaanmu.
sinar matahari jam 9 pagi cukup menyilaukan mata manusia yang hampir tidak tidur 1 jam pun dalam kamar yang tidak diterangi cahaya kecuali sebuah lampu tidur berbentuk ornamen langit.
"mandi gih." usulku
"enggak mau. mo tidur lagi."
"emang tadi sempat tidur?" tanyaku
diam
terdengar suara perempuan setengah baya dari luar kamar.
"bibiii!" teriakmu tiba-tiba.
aku cuma sedikit memperhatikanmu dan wanita itu ngobrol. aku yakin saat itu kondisiku berantakan (yang pasti, kamu masih tetap cantik dalam kondisi yang sama. bahkan keringatmu tetap wangi lavender. aku masih bingung kenapa). yang pasti, akhirnya aku bisa memaksamu mandi, meski pada saat itu juga aku melakukan hal yang sama.
"oi! shampoo donk!"
"nih! sabunnya udah?"
"udah. nih! atau mau gw sabunin?"
kamu tertawa.
aku selalu berfikir betapa bodohnya orang-orang yang berandai-andai waktu bisa berhenti. satu kenyataan yang harus kita hadapi adalah tidak ada satupun mahluk di dunia ini yang bisa menghentikan waktu (kecuali dalam pandangan teori relatifitas).
ternyata aku harus menyatakan diriku bodoh berulang kali. seperti pada saat itu.
kenapa cuma 18 jam? kenapa cuma 4 kali?
kemudian ketika kujilati untuk sekian kali bibir dalamku yang luka oleh gigi depanmu (sekedar mengenang apa yang terjadi beberapa jam sebelumnya...), aku sadar. disitulah letak keindahannya! apa yang akan kita rasakan seandainya kita terjebak kesamaan yang abadi? hujanpun suatu saat akan berhenti. bunga-bunga juga akan layu. keindahan ada karena ada kejelekkan. panjang ada karena ada pendek.
cerita kita tidak akan berhenti. hanya episodenya yang berbeda.
sampai ketemu. entah kapan?
"panas banget sih?" katamu tiba-tiba
oh, ternyata kamu memang sudah bangun
"bukain jendelanya donk"
aku bangun dan memenuhi permintaanmu.
sinar matahari jam 9 pagi cukup menyilaukan mata manusia yang hampir tidak tidur 1 jam pun dalam kamar yang tidak diterangi cahaya kecuali sebuah lampu tidur berbentuk ornamen langit.
"mandi gih." usulku
"enggak mau. mo tidur lagi."
"emang tadi sempat tidur?" tanyaku
diam
terdengar suara perempuan setengah baya dari luar kamar.
"bibiii!" teriakmu tiba-tiba.
aku cuma sedikit memperhatikanmu dan wanita itu ngobrol. aku yakin saat itu kondisiku berantakan (yang pasti, kamu masih tetap cantik dalam kondisi yang sama. bahkan keringatmu tetap wangi lavender. aku masih bingung kenapa). yang pasti, akhirnya aku bisa memaksamu mandi, meski pada saat itu juga aku melakukan hal yang sama.
"oi! shampoo donk!"
"nih! sabunnya udah?"
"udah. nih! atau mau gw sabunin?"
kamu tertawa.
aku selalu berfikir betapa bodohnya orang-orang yang berandai-andai waktu bisa berhenti. satu kenyataan yang harus kita hadapi adalah tidak ada satupun mahluk di dunia ini yang bisa menghentikan waktu (kecuali dalam pandangan teori relatifitas).
ternyata aku harus menyatakan diriku bodoh berulang kali. seperti pada saat itu.
kenapa cuma 18 jam? kenapa cuma 4 kali?
kemudian ketika kujilati untuk sekian kali bibir dalamku yang luka oleh gigi depanmu (sekedar mengenang apa yang terjadi beberapa jam sebelumnya...), aku sadar. disitulah letak keindahannya! apa yang akan kita rasakan seandainya kita terjebak kesamaan yang abadi? hujanpun suatu saat akan berhenti. bunga-bunga juga akan layu. keindahan ada karena ada kejelekkan. panjang ada karena ada pendek.
cerita kita tidak akan berhenti. hanya episodenya yang berbeda.
sampai ketemu. entah kapan?
Subscribe to:
Posts (Atom)